Breaking News:

Kapolda Sumsel Minta Maaf

Sejumlah Aktivis Sumsel Akui Sempat Ketemu Kapolda Sumsel Soal Dana 2 Triliun dari Akidi Tio

Sejumlah aktivis Sumsel akui sudah bertemu Kapolda Sumsel atas dana Rp 2 triliun dari Akidi Tio. Terungkap perasaan kapolda yang sebenarnya.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/abdul hafiz
10 elemen Aktivis Sumsel mensupport moril keprihatinan viral Prank Dana Hibah penanganan covid Rp 2 T yang mengatasnamakan dari keluarga pengusaha almarhum Akidi Tio kepada pribadi Kapolda Sumsel Prof Irjen Pol Eko Indra Heri, Kamis (5/8/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - 10 elemen aktivis Sumsel menyampaikan dukungan moril sebagai bentuk keprihatinan soal dana Rp 2 triliun untuk Sumsel yang kemungkinan besar hanyalah prank atau omong kosong belaka.

Diketahui, dana berjulah fantastis itu bersumber dari mendiang Akidi Tio yang sudah diberikan secara simbolis melalui anak bungsu Akidi Tio, Heriyanti.

Pemberian secara simbolis diserahkan ke Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri, akhir Juli 2021 silam.

Namun, pada Kamis (5/8/2021), orang nomor satu di instansi kepolisian Sumsel itu menyampaikan permintaan maaf karena dana tersebut tidak ada.

Firdaus Hasbullah SH didampingi Rubi Indiarta, Charma Afrianto, Rudiyanto Pangaribuan, Aripin Kalender, Fadrianto, Umar, Adi BGP mengajak untuk menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran untuk semua. 

"Kita stop sampai di sini persoalan Rp 2 triliun. Ayo kita  aik aktivis, rekan media terus bersosialisasi mengenai covid yang ada di Sumsel," kata advokat yang juga politisi Partai Demokrat Sumsel. 

MISTERI Bilyet Giro Rp 2 Triliun Terbongkar, PPATK Pastikan Ini Sebelum Nyatakan 100 Persen Bodong

Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang menyebutkan kesepuluh organisasi itu yakni Aliansi Aktivis Sumsel, Gencar, ASB, Relawan Peduli Nusantara,  Aktivis 98, Jakor, Masyarakat Miskin Kota, PMS, PB FPMP, dan Jaringan Advokasi Masyarakat Sumsel baru saja menyambangi Kapolda di ruang kerjanya. 

"Mari kita berprinsip bahwa keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi. Siapapun yang ingin membantu di saat pandemi
Covid-19 ini juga tetap harus disalurkan. Oleh sebab itu jadi motivasi bagi pengusaha atau orang kaya di Sumsel.

Bu Heriyanti yang uangnya belum tentu ada, dia siap menyatakan ingin membantu. Apalagi orang kaya yang jelas-jelas duitnya ada di tabungan," ujar Firdaus. 

Semula, kata Firdaus, mendengar kabar adanya dermawan yang menyalurkan dana fantastis untuk kemanusiaan ini menjadi momentum dalam memotivasi bagi pengusaha lain yang ingin menjadi agen makelar kebaikan di Sumsel. 

"Tetapi setelah kita jumpa dengan Pak Kapolda, beliau cukup prihatin akan hal ini karena sumbangan ini memang seyogiyanya diperuntukkan melalui beliau secara pribadi.

Oleh karena kejadian ini, terpukul juga beliau. Kita tadi memberikan support ke beliau," kata Firdaus.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved