Breaking News:

Daun Sungkai

Daun Sungkai Diyakini Masyarakat Muratara Bisa Obati Gejala Covid-19, Ini Penjelasan Dinas Kesehatan

Warga di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) akhir-akhir ini banyak mengalami demam dengan gejala mirip yang dialami orang terinfeksi Covid-19

Editor: adi kurniawan
tribunsumsel.com/rahmat aizullah
Contoh daun sungkai. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Warga di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) akhir-akhir ini banyak mengalami demam dengan gejala mirip yang dialami orang terinfeksi virus Corona atau Covid-19

Warga mengalami demam panas tinggi disertai menggigil, flu, batuk, nyeri badan, hingga hilang indra penciuman dan perasa.

Sebagian warga ada yang sembuh setelah berobat ke rumah sakit atau Puskesmas. 

Namun ada juga yang sembuh dengan berobat sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan herbal seperti daun sungkai.

Alhasil, banyak warga di kabupaten ini berburu daun sungkai karena diyakini bisa menyembuhkan demam dengan gejala Covid-19 tersebut. 

"Keberadaan daun sungkai di belakang rumah saya habis, tadi saya lihat di dekat kebun karet saya sudah habis juga, mudah-mudahan bermanfaat," kata warga, Rina, Selasa (3/8/2021). 

Salah seorang warga, Holidi mengungkapkan baru saja sembuh dari demam dengan gejala Covid-19

Dia mengaku berobat sendiri di rumah dengan meminum rebusan daun sungkai, dicampur serai dan jahe merah. 

"Rebus daun sungkai sekitar 10 lembar, campur serai sebatang, jahe merah sebesar jempol. Rebus pakai air tiga gelas jadikan segelas, minum tiga kali sehari, alhamdulillah sembuh saya," kata Holidi. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Utara, Marlinda Sari mengatakan secara ilmiah daun sungkai belum bisa dipercaya untuk mengobati Covid-19

Namun kata dia, dari zaman dulu ya daun sungkai memang dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan demam. 

"Kalau secara turun-temurun dari nenek moyang kita zaman dulu daun sungkai memang sering digunakan untuk mengobati demam, saya juga minum itu kalau demam," katanya.

Akan tetapi, lanjut Marlinda, apakah kandungan dari daun sungkai itu bisa mengobati Covid-19, hingga saat ini dia belum mendengar ada penelitiannya. 

Bila masyarakat mempercayai rebusan daun sungkai bisa mengobati Covid-19, Marlinda mengaku tidak bisa melarang. 

"Selagi memang daun itu tidak mengandung sesuatu yang berbahaya, ya silakan saja, obat tradisional, toh sebagai upaya juga kan, tapi kami tetap meminta masyarakat untuk divaksin," katanya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved