Booster Vaksin  untuk Nakes Langkah Tepat, IDI Palembang: Meningkatkan Antibodi Nakes

IDI Palembang: Pemberian vaksin Covid-19 ke tiga (booster)bagi tenaga medis adalah langkah tepat untuk meningkatkan antibodi para nakes

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Azwir Ahmad
Youtube/SripokuTV
Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Palembang Dr. dr. Zulkhair Ali, SpPD, KGH, FINASIM 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI)  Palembang, Dr dr Zulkhair Ali mengungkapkan booster vaksin atau vaksinasi ketiga untuk para Tenaga Kesehatan (Nakes) merupakan langkah tepat untuk meningkatkan antibodi para nakes. 

Para anggota nakes yang berhadapan langsung dengan Covid-19, sangat disarankan untuk mendapatkan booster vaksin usai menjalani dua kali tahapan vaksinasi Covid-19.

"Yang ketiga ini untuk nakes dulu, karena memang nakes kan paling beresiko terpapar dibandingkan masyarakat umum," katanya,  Jumat (30/7/2021).

Ia menjelaskan, bisa saja vaksinasi ketiga ini Covid-19 akan diberikan kepada masyarakat umum. Hanya saja, untuk masyarakat umum yang paling penting adalah memenuhi dua kali tahapan suntik vaksin Covid-19 terlebih dahulu. 

Adapun manfaat dari vaksinasi ketiga ini bagi tubuh seseorang yakni dapat meningkatkan antibodi terhadap serangan virus. Booster-booster vaksin diakui dr Zulkhair merupakan hal biasa di dalam dunia kesehatan. Dimana booster vaksin biasa terjadi untuk penyakit hepatitis, meningitis dan sejumlah penyakit lainnya. 

"Booster vaksin di beberapa penyakit lainnya merupakan hal biasa. Karena tujuannya untuk meningkatkan antibodi seseorang," jelasnya. 

Sementara itu,  Provinsi Sumatera Selatan telah menerima alokasi vaksin sebanyak 3.190 vial jenis Moderna dari pemerintah pusat. Vaksin jenis ini akan digunakan untuk penyuntikan dosis ketiga bagi para nakes. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Lesty Nurainy menjelaska vaksin tersebut akan disuntikkan untuk para nakes sebagai booster atau vaksinasi dosis ketiga. Vaksin tersebut akan diproyeksikan kepada 53.900 atau 98 persen tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan dosis kedua. 

Tenaga kesehatan sebagai garda terdepan yang berhadapan langsung dengan pasien Covid-19 membutuhkan imunitas yang kuat apalagi saat ini ada banyak macam virus corona varian baru dengan penularan tinggi.

"Para nakes ini resiko ketertularannya besar, jadi imunitas tenaga kesehatan harus diperkuat. Untuk penyuntikkannya kita masih menunggu instruksi Kemenkes," ungkapnya.  (Oca)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved