Breaking News:

Berita Palembang

Stok Mulai Menipis, Vaksinasi Kedua di Palembang Baru Terealisasi 11 Persen

Dari target sasaran keseluruhan sebanyak 1.242.206 orang pada tahap pertama, realisasi vaksinasi belum mencapai 50 persen atau baru sekitar 321.833 or

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: RM. Resha A.U
sripoku.com/andyka wijaya
Seorang vaksinator dari Urusan Kesehatan Polrestabes Palembang menyuntikkan vaksin Covid-19 terhadap seorang wanita di Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus. 

Laporan wartawan Sripoku.com,  Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Realisasi vaksinasi Covid-19 di Palembang masih sangat rendah.

Dari target sasaran keseluruhan sebanyak 1.242.206 orang pada tahap pertama, realisasi vaksinasi belum mencapai 50 persen atau baru sekitar 321.833 orang. 

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Mirza Susanti mengatakan serapan vaksinasi pada tahap pertama baru 321.833 orang atau 26 persen.

Sementara untuk tahap kedua, proses vaksinasi baru 137.412 orang atau hanya 11 persen. 

Berdasarkan jumlah total sasaran vaksinasi terdata di Dinkes Palembang, rincian vaksinasi Covid-19 akan diberikan kepada SDM kesehatan 14.780 orang, petugas publik 189.012 orang, 181.030 lansia, serta untuk masyarakat rentan dan umum sebanyak 664.717 orang.

"Vaksinasi bagi remaja usia minimal 12 tahun ada 192.667 orang. Kita terus mengejar untuk vaksinasi ini agar semuanya terserap," ujarnya,  Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Dapat Tambahan 7.600 Dosis Vaksin Covid-19, Polres OKU Siaga Pengawalan

Ia menjelaskan,  dari hasil pencatatan terakhir Dinkes Palembang, dari total sasaran vaksinasi Covid-19 bagi remaja sebanyak 192 ribu orang, baru 1.173 anak dan remaja yang divaksin atau baru terserap 0,4 persen.

Namun karena ketersediaan stok vaksin terbatas, Dinkes Palembang memprioritaskan vaksinasi Covid-19 bagi fasyankes dengan kekosongan stok, serta membatasi vaksin bagi anak-anak dengan kondisi komorbit atau memiliki penyakit penyerta.

"Mengingat stok vaksin sedikit, kami masih memprioritaskan sasaran vaksinasi yang punya komorbid termasuk untuk anak-anak," jelas dr Mirza. 

Ia menambahkan,  stok vaksin COVID-19 di Palembang mulai menipis.

Bahkan stok vaksin di sejumlah puskesmas perlahan kosong.

Terlebih karena distribusi dari Dinas Kesehatan Sumsel belum terealisasi menyeluruh.

Namun, karena ketersediaan stok vaksin Covid-19 dari Dinkes Provinsi sedikit, distribusi untuk Palembang pun mengalami pengurangan jatah dari normal pada pekan terakhir Juli 2021, yakni hanya sekitar 230 vial dari normal bisa mencapai 600 vial.

"Vaksin yang diterima kali ini hanya sebanyak 230 vial dan tidak sebanyak biasanya. Jumlah ini hanya untuk 2.300 dosis saja," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved