Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Respon Epidemiolog Sumsel Atas Datangnya Ratusan Tentara Amerika ke Palembang Saat PPKM Level 3

enurut Epidemiolog Sumsel, Iche Andriany Liberty, latihan militer tersebut boleh dilaksanakan karena salah satu bagian dari sektor kritikal.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Refly Permana
handout/sripoku.com
Seorang Tentara Amerika saat tiba di Palembang. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kedatangan 330 personel tentara Amerika (US Army) ke Palembang untuk kemudian latihan militer Baturaja dinilai telah sesuai dengan peraturan di masa pandemi.

Seperti yang diketahui, Tentara Amerika itu tiba di Bandara Sultan Machmud Badaruddin II Palembang pada Sabtu (24/7/2021).

Saat kedatangan mereka, Palembang berstatuskan PPKM level 3 yang baru akan berakhir pada Minggu (25/7/2021).

Menurut Epidemiolog Sumsel, Iche Andriany Liberty, latihan militer tersebut boleh dilaksanakan. 

Alasannya karena termasuk sektor kritikal bidang keamanan yang boleh menerapkan Work From Office (WFO) atau aktivitas normal.

Adapun rincian sektor kritikal mencakup energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan dan minuman.

Selain itu, ada juga petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar, serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

"Saya berharap dan percaya dari pihak kita dan mereka sama-sama mampu melaksanakan semua kegiatan dengan minim risiko karena memang sudah terorganisir dengan baik," ujar Iche, Sabtu (24/7/2021).

Dia mengatakan, latihan militer ini merupakan sebuah bentuk kerjasama antar negara yang tentu akan memberi banyak dampak bagi kekuatan militer untuk Indonesia maupun Amerika.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved