Breaking News:

Berita Lubuklinggau

MANG Yuni Kebingungan Lihat ada Cahaya di Pintu Gudang, 25 Personil Dikerahkan Padamkan Kobaran Api

Peristiwa kebakaran ini terjadi sekira pukul 02.00 dinihari, beruntung kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa karena gudang dalam keadaan kosong

Editor: Welly Hadinata
Tribunsumsel/Eko
Suasana saat regu Pemadam Kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuklinggau melakukan pemadam api, Minggu (19/7/2021). 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Gudang mebel di Perumahan Green Garden  di Jalan Fatmawati Lingkar Selatan, Kelurahan Taba Lestari Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumsel, ludes terbakar, Minggu (19/7/2021) dinihari.

Peristiwa kebakaran ini terjadi sekira pukul 02.00 WIB dinihari, beruntung kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa karena gudang dalam keadaan kosong.

Namun, akibat kejadian terbakarnya gudang mebel sekaligus tempat pembuatan kusen pintu serta tempat penyimpanan bahan bangunan ini kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

"Saat kejadian gudang ini dalam keadaan kosong, tapi ada Mang Yuni yang jaga diluar, rumahnya terpisah dari gudang," kata Taslim Manager Lapangan Perumahan Green Garden pada wartawan.

Taslim menuturkan kejadian bermula saat Yuni tengah tidur dikejutkan dengan cahaya api dari pintu gudang, karena penasaran Yuni keluar dan melihat api sudah cukup besar keluar dari pintu gudang.

"Kejadiannya api dilihat Yuni dari belakang pintu kamar, saat mendekat melihat dalam gudang, lalu api dengan cepat membesar merambat ke seluruh bangunan," ungkapnya.

Karena situasi sekeliling masih sepi, Yuni bingung mau memadamkan api, sebab material bangunan terbuat dari papan dan di dalam gudang juga terdapat tumpukan kusen, pintu, serta 15 kubik kayu jati.

"Proses pemadaman berlangsung alot karena kan didalamnya banyak tumpukan kayu dari pukul 02.00 WIB itu api baru bisa dipadamkan oleh mobil pemadam kebakaran pukul  05.00 WIB," tambahnya.

Sementara Kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuklinggau Lutfi melalui staf Rico dalam pers rilisnya menyampaikan mendapat laporan pukul 02.45 WIB pagi.

"Kemudian setelah menerima laporan, mobil damkar sebanyak empat unit dengan 25 orang personil diturunkan untuk memadamkan api, api baru bisa dipadamkan pukul 05.20 WIB," ungkapnya.

Ia menambahkan, lambatnya pemadaman terkendala karena semua material bangunan gudang terbuat dari kayu, serta didalam gudang terdapat banyak tumpukan kayu -kayu untuk bahan-bahan perumahan.

"Penyebab kebakaran diduga karena masalah konsleting listrik, akibat kerugian ditaksir mencapai Rp 400 juta," ujarnya. (Joy/TS)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved