Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Saat Pandemi, Ratusan Siswa SMAN 5 Lubuklinggau Jalani Test Urine: Ketahuan Langsung Dikeluarkan

Ratusan siswa baru di SMAN 5 Kota Lubuklinggau Sumsel menjalani tes urine bebas narkoba di hari pertama masuk sekolah.

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Ratusan siswa baru di SMAN 5 Kota Lubuklinggau Sumsel menjalani tes urine bebas narkoba di hari pertama masuk sekolah. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Ratusan siswa baru di SMAN 5 Kota Lubuklinggau Sumsel menjalani tes urine bebas narkoba di hari pertama masuk sekolah, saat pandemi.

Test urine bebas narkoba untuk siswa-siswi di sekolah ini untuk mencegah peredaran narkoba di kalangan pelajar, bahkan apabila hasil positif akan langsung dikeluarkan.

Kepala Sekolah SMAN 5 Kota Lubuklinggau, Jamaludin berharap siswa yang baru masuk di SMAN 5 Lubuklinggau bersih dari pengaruh narkoba yang tengah banyak mempengaruhi kalangan pelajar saat ini.

"Program kami ini bekerja sama dengan BNN Kota Lubuklinggau, ini sudah tahun ketiga kami menggandeng BNN di sekolah setiap tahun ajaran baru," ungkapnya pada wartawan, Rabu (14/7/2021).

Ia menuturkan test urine bebas narkoba ini merupakan salah satu syarat wajib yang harus diikuti oleh siswa dan siswi baru yang baru masuk agar terhindar dari narkoba sejak dini.

"Kami tidak mematok mereka (siswa-siswi) untuk test di sekolah, tapi mereka juga boleh test di luar baik di RS Siti Aisyah maupun ke BNN langsung," katanya.

Ia menyampaikan sejauh ini orang tua wali siswa senang dengan program ini dan mendapat apresiasi, semoga siswa-siswi SMAN 5 Lubuklinggau bisa menjadi pelopor sekolah bebas narkoba di Lubuklinggau.

"Yang ikut test kurang lebih 250 orang tapi tidak serentak sistemnya bergilir, bahkan ada yang sudah di RS dan BNN langsung, bila ada positif kita tegas langsung kita keluarkan, tapi alhamdulillah sejauh ini belum ada," tambahnya.

Baca juga: Ucapan Walikota Nanan Terkait PPKM Pengetatan di Lubuklinggau Diunggah Lambe Turah, Ditonton Jutaan

Sementara, PLH Kepala BNN Lubuklinggau Apandi menyampaikan, kegiatan tersebut harus didukung karena seharusnya sejak dini siswa-siswi di Kota Lubuklinggau harus bebas narkoba sejak dini.

"Seharusnya di jenjang SMA ini harus diselenggarakan, tapi tergantung sekolahannya sendiri, karena sekarang masuk perguruan tinggi atau jenjangnya harus bebas narkoba," timpalnya.

Ia mengungkapkan, BNN sifanya hanya secrening kepada siswa-siswi dalam rangka menekan angka pengguna karena pelajar ini rentang, jenjang SMA merupakan rasa ingin tahunya besar.

"Alhamdulillah SMAN 5 ini sudah jalan tiga tahun, kalau dipertengahan agak susah, tapi bila sejak awal sudah diputus enak memberikan hukumannya," tambahnya. (Joy/TS)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved