Lonjakan Kasus Covid

'SELAMAT dari Covid Tapi Mati Kelaparan,' AS Panik Varian Delta Biang Kerok Lumpuhnya Ekonomi Dunia

Sebab, virus varian baru tersebut diprediksi bakal melumpuhkan perekonomian global.

Editor: Wiedarto
Tribunnews/Irwan Rismawan
Warga mengantre untuk mengisi ulang tabung oksigen di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (28/6/2021). 

SRIPOKU.COM, AS--Covid-10 varian Delta membuat takut Amerika Serikat. Sebab, virus varian baru tersebut diprediksi bakal melumpuhkan perekonomian global.

Varian Delta diketahui telah menyebar cepat di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

Kondisi ini mencerminkan kekurangan pasokan vaksin bagi kelompok masyarakat miskin dan kelompok paling rentan di dunia.

Penyebaran varian Delta yang cepat ini sekaligus rintangan menjadi utama bagi perekonomian ingin segera dipulihkan setelah babak belur dihantam pandemi.

Pada Minggu (11/7/2021), Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen mengaku khawatir mengenai kondisi tersebut sebagaimana dilansir AFP.

"Kami sangat prihatin dengan varian Delta dan varian lain yang bisa muncul dan mengancam pemulihan," kata Yellen setelah pertemuan G20 di Venesia, Italia.

"Kita adalah ekonomi global yang terhubung, apa yang terjadi di bagian mana pun di dunia memengaruhi semua negara lain,” sambung Yellen.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Dia menambahkan, belahan dunia yang kurang beruntung diperkirakan menjadi wilayah yang paling menderita akibat perekonomian yang terpukul.

Martin Jilotepeque, Guatemala, toko-toko tutup dan jalan-jalan sepi karena sekitar 90.000 penduduk di-lockdown untuk mengekang penyebaran virus corona.

Bagi orang-orang kota itu, penerapan lockdown bukannya tanpa biaya.

"Kami memiliki tagihan yang harus dilakukan, biaya sewa, dan anak-anak untuk dibiayai," kata seorang warga Bartolome Chocoj.

"Jika kami tidak mati karena Covid-19, kami akan mati karena kelaparan," tutur Chocoj.

Jumlah kematian akibat Covid-19 secara global mencapai empat juta kematian.

Perjuangan melawan virus corona makin diperumit oleh munculnya varian baru yang lebih menular.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved