Berita Muara Enim

PPKM Mikro di Palembang, DPRD Muara Enim Siap Mendukung: Kebetulan Kita Tak Ada Jadwal Dinas Luar

DPRD Muara Enim mendukung kebijakan PPKM Mikro yang sedang diberlakukan di Palembang hingga 20 Juli 2021 nanti.

Penulis: Refly Permana | Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/ardi
Kendaraan yang diperiksa personil Satlantas Polres Banyuasin terkait Penyekatan PPKM Mikro di KM 14 Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, Kamis (8/7/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Sebagai wujud dukungan dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Keglatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Palembang, yang diberlakukan tanggal 9-20 Juli 2021, DPRD Muara Enim siap mendukung dengan tidak akan memberlakukan perjalanan dinas ke kota Palembang.

"Kita mendukung dan wajib mematuhinya," ujar Ketua DPRD Muara Enim Liono Basuki BSc dari fraksi PDIP, Jumat (9//7/2021).

Menurut Liono Basuki, surat edaran tersebut bersifat penting, yang ditujukan kepada seluruh DPRD kabupaten/kota se-Sumsel.

Dan untuk mendukung PPKM di Palembang tersebut dengan wajib mentaatinya bersama-sama dengan segala aturan protokol kesehatannya. 

"Sepengetahuan saya, kebetulan selama pemberlakuan PPKM tersebut tidak ada perjalan dinas ke Palembang. Dan seandainya ada tentu akan dibatalkannya," tegas Koko, panggilan akrabnya.

Wahana Bermain Opi Water Fun Tutup, Sukseskan Program Pemerintah, Ikut Aturan PPKM Kota Palembang

Seperti surat pemberitahuan dari DPRD Provinsi Sumsel No: 440/0122/DPRD-SS/2021 tertanggal 8 Juli 2021 yang ditandatangani oleh Ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati SH MH, yang ditujukan ke seluruh pimpinan dan aggota DPRD Kabupaten/Kota seluruh Indonesia bahwa sehubungan dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Keglatan Masyarakat (PPKM) Mikro tanggal 9 Juli sampai dengan tanggal 20 Juli 2021 di Kota Palembang,. 

Maka sebagai dukungan atas kebijakan tersebut, DPRD Provinsi Sumatera Selatan tidak menenma kunjungan kerja selama pemberlakuan PPKM Mikro di Palembang.

Dikarenakan DPRD Provinsi Sumatera Selatan selama ini menjadi salah satu tujuan kunjungan kerja dari DPRD berbagai Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia. 

Dan salah satu poin dalam PPKM menyebutkan bahwa Covid-19 paling menular dalam kondisi tertutup, pertemuan panjang (Lebih dari 15 menit), interaksi jarak dekat, keramaian, aktrvitas dengan bernafas kuat misalnya bemyanyi, berbicara dan tertawa, tidak menggunakan masker seperti saat makan bersama.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved