Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Cerita Pengrajin Kain Tenun Gebeng di Limbang Jaya Ogan Ilir, Sejak 1981 Hingga Hadapi Merk Ternama

Sebelum merek ternama bermunculan di pasaran, kain gebeng menjadi primadona di kalangan masyarakat, khususnya masyarakat Melayu dan Sumatera Selatan.

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Ogan Ilir, Siti Khadijah Mikhailia Khairunisa Alamsjah mengunjungi sentra kerajinan kain tenun gebeng di Limbang Jaya, beberapa waktu lalu. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Kain Gebeng merupakan kain sarung yang masih tetap eksis dan banyak peminatnya.

Di tengah serbuan merek ternama untuk produk kain sarung, kain gebeng hingga kini masih diminati konsumen.

Sebelum merek ternama bermunculan di pasaran, kain gebeng menjadi primadona di kalangan masyarakat, khususnya masyarakat Melayu dan Sumatera Selatan.

Di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, sentra kerajinan kain gebeng ada di Desa Limbang Jaya, Kecamatan Tanjung Batu.

Adalah Zainabun, wanita yang sejak tahun 1981 atau 40 tahun lalu, menekuni kerajinan yang terbuat dari kain sutra ini.

"Kerajinan kain gebeng ini merupakan usaha busana tradisional yang diwariskan turun-temurun oleh orang tua dan kakek-nenek kami," kata Zainabun saat ditemui di Limbang Jaya, Jumat (9/7/2021).

Hingga usianya kini 68 tahun, Zainabun tetap menekuni kerajinan kain gebeng ini dengan dibantu tiga orang karyawan.

Zainabun menerangkan, ada beberapa macam kain gebeng yang hingga kini menjadi primadona yakni diantaranya serampang dua belas, pucuk rebung, mato pirik, tujuh motif.

Seiring perkembangan zaman dan era digital saat ini, Zainabun mencoba mengikuti tren warna kain gebeng. 

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Ogan Ilir, Siti Khadijah Mikhailia Khairunisa Alamsjah mengunjungi sentra kerajinan kain tenun gebeng di Limbang Jaya, beberapa waktu lalu.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Ogan Ilir, Siti Khadijah Mikhailia Khairunisa Alamsjah mengunjungi sentra kerajinan kain tenun gebeng di Limbang Jaya, beberapa waktu lalu. (TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG)

"Permainan warna ini yang kami kedepankan. Karena mengikuti permintaan konsumen juga," ucap Zainabun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved