Lonjakan Kasus Covid

VARIAN DELTA Dimana-mana, Gunakan Cara Ini untuk Sembuhkan Penciuman yang Hilang

Simak cara menyembuhkan kemampuan indra penciuman yang hilang atau anosmia akibat virus corona

Editor: Wiedarto
warta kota/Tangkap Layar BBC
Lonjakan kasus infeksi Covid-19 di tanah air yang mengakibatkan krisis oksigen turut mendapat sorotan sejumlah media asing. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA--Kasus harian positif Covid-19 di Indonesia kembali melonjak. Simak cara menyembuhkan kemampuan indra penciuman yang hilang atau anosmia akibat virus corona agar Anda bisa mencium bau kembali.

Kehilangan kemampuan indra penciuman atau anosmia merupakan salah satu gejala corona. Setelah sembuh dari corona, beberapa orang masih tidak bisa mencium bau.

Belakangan, keluhan kehilangan kemampuan indra penciuman kembali meningkat. Hal ini seiring peningkatan kasus positif Covid-19.
Sementara, tidak bisa mencium bau atau anosmia adalah masalah kesehatan yang terasa sepele namun cukup mengganggu. Selain mengalami gangguan indra penciuman, penderita anosmia praktis juga tidak peka rasa karena kedua indra saling berhubungan.

Kondisi ini membuat nafsu makan penderita anosmia menurun. Tak hanya itu, apabila berlangsung lama, orang yang tidak bisa mencium bau dan rasa dapat mengalami frustasi.

Dilansir dari WebMD, penyebab hilangnya kemampuan indra penciuman bisa terkait gangguan pernapasan sampai kerusakan saraf. Infeksi virus corona (Covid-19) kini juga ditandai dengan gejala anosmia. Untuk menentukan penyebab anosmia dengan pasti, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter apabila anosmia tak kunjung sembuh.

Dokter akan merekomendasikan perawatan yang paling tepat untuk mengatasi anosmia. Perawatan tersebut disesuaikan dengan penyebab mendasarnya.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

Berikut beberapa cara mengobati anosmia atau hilangnya indra penciuman baik dengan obat atau secara alami:

1. Obat anosmia
Melansir Healthline, jika anosmia disebabkan pilek atau alergi, dokter biasanya tidak memberikan obat khusus karena gangguan kesehatan ini bisa sembuh dengan sendirinya. Jika gejala tak kunjung membaik setelah beberapa hari, periksakan diri ke dokter.

Penggunaan obat dekongestan dan antihistamin dapat mengatasi hidung yang tersumbat terkait pilek, flu, sampai alergi. Dokter juga akan meresepkan antibiotik untuk mengobati anosmia karena karena infeksi bakteri.

Sementara itu, untuk cara mengatasi anosmia terkait infeksi virus seperti Covid-19, sejumlah dokter merekomendasikan obat steroid hidung. Dilansir dari Elemental, steroid adalah obat antiperadangan. Salah satu keunggulan obat steroid jenis semprot hidung adalah minim efek samping.

Namun, obat ini perlu waktu beberapa hari agar efek antiperadangannya bekerja. Selain itu, obat semprot hidung ini rentan tidak pas aplikasinya, atau meleset ke tenggorokan. Jadi, pastikan Anda cermat menggunakan obat semprot hidung agar hasilnya optimal.

2. Terapi indra penciuman
Tak hanya dengan obat, cara menyembuhkan gangguan indra penciuman akibat Covid-19 dengan terapi bau untuk mengasah kepekaan indra penciuman. Terapi ini belakangan jamak direkomendasikan untuk mengatasi anosmia karena cedera kepala dan infeksi virus.

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Sejumlah penelitian menunjukkan, terapi indra penciuman efektif merangsang mekanisme pemulihan alami tubuh yang tidak peka bau. Terapi indra penciuman untuk anosmia ini menggunakan minyak esensial untuk memicu respons sensorik.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved