Virus Corona

Sistem Imun Tubuh Terkecoh & Masker Bisa Ditembus, Begini Cara Varian Delta Menyebar dengan Cepat

Nah, virus (varian Delta) ini mengelabui sistem imun kita dan seseorang itu akan menjadi sakit

Editor: Yandi Triansyah
Istimewa/kompas.com
Bahaya varian baru mutasi dari India, Virus Delta Mutasi yang Kini Masuk Sumsel Lebih Pintar dan Bahaya, Berpapasan 5-10 Bisa Tertular 

SRIPOKU.COM - Salah satu kelebihan dari varian baru Delta yakni ia bisa mengelabui imun tubuh manusia.

Sehingga varian baru tersebut sangat mudah menyerang dan menyebabkan orang menjadi sakit.

Hal ini disampaikan oleh Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc SpP(K), dokter spesialis paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dari Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jumat (2/7/2021) dalam webinar bertajuk 'isolasi mandiri pasien Covid-19'

Menurut Erlina, sistem umn biasanya akan bereaksi untuk melakukan perlawanan saat ada virus yang masuk.

Namun untuk varian Delta ternyata bisa mengelabui sistem imun tersebut sehingga seseorang akan mengalami sakit.

“Jadi, kalau ada virus masuk, biasanya otomatis sistem imun kita akan bereaksi melakukan perlawanan. Nah, virus (varian Delta) ini mengelabui sistem imun kita dan seseorang itu akan menjadi sakit,” jelas Erlina dalam webinar bertajuk “Isolasi Mandiri Pasien Covid”, kata dia.

Varian Delta dikenal dengan kemampuannya transmisi atau penularan yang sangat tinggi, sehingga menyebabkan virus jenis ini cepat dengan mudah menular.

“Karena saking banyaknya yang terjangkit, akhirnya banyak juga yang memerlukan perawatan di rumah sakit,” katanya.

Varian Delta diklaim dengan penularan di rumah tangga yangmencapai 60 persen lebih tinggi dibandingkan dengan penularan lainnya.

Selain itu, Delta juga memiliki gejala yang berbeda dengan varian sebelumnya.

Menurut dia, gejala yang disebabkan oleh Delta cenderung flu berat, sakit kepa, demam, batuk, pilek hingga bersin-bersin.

Bahkan kata dia, orang yang memakai masker akan mudah jatuh sakit jika menghirup udara yang mengandung virus tersebut.

“Kalau bersin-bersin ini kan sebagian dari droplet itu yang keluar ukurannya sangat kecil (aerosol) seperti uap. Dia (droplet) melayang-layang di udara. Kalau ada yang lewat di lokasi tersebut tanpa pakai masker, maka akan menghirup udara tersebut. Akhirnya, dengan mudahnya menjadi sakit, apalagi virus itu sangat pintar mengelabui sistem imun,” paparnya.

Lebih lanjut, Erlina mengatakan bahwa varian Delta dapat berpengaruh terhadap efektivitas vaksin sehingga harus diwaspadai.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved