Gempa Bumi di Bengkulu

Kondisi Terakhir di 2 Kabupaten Kota di Sumsel Pasca Gempa di Bengkulu

Sementara itu, gempa dengan magnitudo 5,5 terjadi di Kabupaten Seluma, Bengkulu, pada Sabtu (3/7/2021) sekira pukul 20.09 WIB.

Tayang:
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Hendra Kusuma
HO Sripo/Kompas.com
Gempa Bengkulu Guncang Sumsel, Sedang Duduk Tiba-Tiba Kursi Bergetar, Sabtu (3/7/20201) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Gempa bumi yang terjadi di Seluma dengan Pusat gempa yang berada di laut, sekira 41 km barat daya Seluma, Bengkulu, Sabtu (3/7/2021) malam memang tidak menimbulkan korban jiwa di Sumsel.

Tetapi getarannya terasa di dunia kabupaten di Sumsel.

Tercatat berdasarkan laporan dari wartawan Sripoku.com, ada dua kabupaten kota yakni kota Lubuklinggau dan kabupaten Musi Rawas Sabtu malam pukul 20.00.

Seperti dikutip dari Kompas.com, Pusat gempa tersebut berada di kedalaman 26 km barat daya Seluma, Bengkulu, dengan kekuatan Gempa Magnitudo: 5.5 SK.

Hingga berita ini diturunkan belum ada kabar tentang kondisi kota Bengkulu, namun dua kabupaten kota di Sumsel setidaknya merasakan getaran yang cukup kuat meski tidak menimbulkan kerusakan.

1. Cukup Kuat di Lubuklinggau

Getaran dan guncangan Gempa Bengkulu Terasa Sampai ke Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (3/7/2021).

Sebab semua warga di Lubuklinggau kaget dan terlonjak dari kursi mereka, Sabtu malam.

Sebab, Saat sedang duduk di teras rumahnya, pada Sabtu (3/7/2021) sekitar lebih kurang pukul 20.00, Ny Ros tiba-tiba kaget.

Kursi rotan yang didudukinya tiba-tiba bergetar.

Beberapa saat kemudian dia mulai menyadari getaran kursi yang dididukinya diduga akibat gempa.

"Saya sedang duduk di kursi, tiba-tiba kursi yang saya duduki bergetar, tapi getarannya nggak terlalu kuat. Saya pikir apa badan saya yang bergetar, apakah ada gempa," kata Ny Ros (41) salah seorang warga Jalan Nangka Lintas RT4 Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, kepada Sripoku.com, Sabtu (3/7/2021) malam.

Menurut dia, setidaknya dua kali ada getaran.

Getaran pertama itu dia pun terdiam sambil menduga-duga apakah benar yang terjadi barusan adalah gempa.

Sebab, Masih dalam kondisi mereka-reka, tiba-tiba kembali terasa getaran pada kursinya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved