Lonjakan Kasus Covid

WARNING DUNIA Internasional, Indonesia di Ambang Bencana Covid-19: Varian Delta Merajalela

Kondisi ini mendorong Palang Merah Internasional mengeluarkan peringatan "bencana" virus corona di Indonesia.

Editor: Wiedarto
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Kasus Covid-19 melonjak membuat tabung oksigen medis diburu warga hingga pengelola rumah sakit di Pasar Pramuka, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Senin (28/6/2021). 

SRIPOKU.COM, JAKARTA--Harga oksigen di Jakarta melonjak lebih dari dua kali lipat. Beberapa pemasok bahkan melaporkan kekurangan pasokan pada Selasa (29/6/2021), setelah terjadi lonjakan kasus Covid-19. Kondisi ini mendorong Palang Merah Internasional mengeluarkan peringatan "bencana" virus corona di Indonesia.

Melansir Reuters, Indonesia telah mengumumkan rekor infeksi Covid-19 harian lebih dari 20.000 kasus dalam beberapa hari terakhir, dalam gelombang baru yang dipicu oleh munculnya varian virus yang sangat mudah menular dan peningkatan mobilitas setelah bulan puasa.

Dengan penuhnya rumah sakit di ibu kota, Jakarta, dan pasien ditolak, beberapa orang berusaha mengamankan oksigen untuk anggota keluarga yang terinfeksi di rumah. Menurut pemasok, harga satu tangki oksigen melonjak menjadi US$ 140 atau sekitar Rp 2 juta, dari biasanya US$ 50 atau sekitar Rp 728.000.

"Saya antre di sini agar bisa mengisi oksigen untuk istri dan anak saya yang sekarang positif Covid-19. Saya sudah berkeliling dan semuanya terjual habis," kata Taufik Hidayat, 51 tahun, di salah satu pemasok.

Penjual di daerah lain di Jakarta mengatakan kepada Reuters bahwa stok mereka juga semakin mengering.

Namun Sulung Mulia Putra, seorang pejabat di dinas kesehatan Jakarta, mengatakan kekurangan di rumah sakit bersifat sementara dan karena masalah distribusi sedang diselesaikan.

"Distributor tidak memiliki transportasi yang cukup sehingga rumah sakit akan dibantu oleh polisi, dinas taman dan Palang Merah untuk mengangkut oksigen," katanya kepada Reuters.

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Rumah sakit di beberapa daerah "zona merah" yang ditunjuk telah melaporkan kelebihan kapasitas, termasuk Jakarta, dengan tempat tidur isolasi 93% terisi pada hari Minggu.

“Rumah sakit penuh karena lonjakan kasus yang disebabkan mobilitas dan melonggarnya kepatuhan protokol kesehatan, diperparah juga dengan varian Delta,” kata pejabat senior kementerian kesehatan Siti Nadia Tarmizi.

Sumber yang akrab dengan diskusi pemerintah mengatakan kepada Reuters, dalam menghadapi peningkatan kasus, menteri kesehatan Indonesia menyerukan agar pemerintah melakukan kontrol yang lebih ketat.

Penyebaran varian Delta telah memicu kekhawatiran akan terjadinya krisis di Indonesia yang sama besarnya dengan India dalam beberapa bulan terakhir, di mana varian pertama kali terdeteksi.

“Setiap hari kami melihat varian Delta ini membawa Indonesia lebih dekat ke tepi bencana Covid-19,” kata Jan Gelfand, kepala delegasi Indonesia dari Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC).

Indonesia mengandalkan vaksinasi massal untuk mengatasi virus, tetapi baru 13,3 juta dari 181,5 juta yang ditargetkan untuk inokulasi telah menerima dua dosis yang diperlukan.

Indonesia sejauh ini telah menerima total 104 juta dosis vaksin virus corona. Dari populasinya yang lebih dari 270 juta, 181,5 juta akan divaksinasi pada Januari 2022.

Indonesia melaporkan 20.467 lebih banyak infeksi pada hari Selasa dan 463 kematian lagi, sehingga total menjadi 2.156.465 kasus dan 58.024 kematian.

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul Alarm! Rekor kasus corona harian, Indonesia kian dekat dengan bencana Covid-19

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved