Update Kecelakaan Jembatan Musi II Palembang yang Tewaskan Anak 10 Tahun, Sopir Terancam 'Tebuang'
"Masih dalam pemeriksaan kita. Dan hingga kini sopir dan kernet masih dalam pemeriksaan penyidik lantas," kata AKP F G Malina.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terkait meninggalnya bocah berumur 10 tahun berinisial MR akibat kecelakaan di Jembatan Musi II Palembang ini, Kanit Gakkum Sat Lantas Polrestabes Palembang angkat bicara.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, AKP F G Malina ketika ditemui Sripoku.com mengatakan korban ini meninggal dunia akibat mengalami luka robek di paha kanan, perut, dada dan tulang rusuk patah.
"Jadi luka yang di alami MR ini banyak, MR juga sempat dilarikan ke RSUD Bari Palembang, namun nyawanya tak ditolong," katanya.
Sedangkan untuk sopir, lanjut Marina, sudah diamankan anggotanya.
• Duduk Paling Belakang, Kronologi Bocah 10 Tahun Tewas di Musi II Palembang, Saat Dibonceng Ibunya
"Masih dalam pemeriksaan kita. Dan hingga kini sopir dan kernet masih dalam pemeriksaan penyidik lantas," ungkapnya sambil mengatakan sopir berinisial AG warga Padang.
Lebih jauh Malina mengatakan, dimana kecelakaan maut yang dialami Septi dan anaknya MR terjadi pada Rabu (23/6/2021), sekitar pukul 18.15, di Jalan Mayor Yusuf Singadekane tepatnya di atas Jembatan Musi 2 Palembang.
“Kecelakaan ini terjadi antara truk box tronton dengan sepeda motor (R2) merk Honda Beat.
• DETIK-Detik Korban Tumiran Hilang Diseret Buaya, Kakinya Tiba-tiba Diterkam saat Angkut Pakan Udang
Truk box tronton ini datang dari arah simpang Poligon menuju ke arah simpang Citra Land. Setiba di TKP truk ini merubah lajur dari kanan ke lajur kiri sehingga menyerempet R2 Honda Beat,” beber Malina.
