SERAGAM Brimob Butakan Mata Hati Janda Kaya, Tak Sadar Hartanya Dipeloroti Atas Nama Cinta
Betapa tidak, tampilan DN cukup meyakinkan. Pria 40 tahun itu mengaku anggota Brimob berpangkat Brigadir Kepala (Bripka).
SRIPOKU.COM, BOGOR--Kepiawaian DN memgambil hati MR yang dikenal lewat media sosial berakhir tragis. Janda kaya raya asal Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu hartanya dikuras.
Betapa tidak, tampilan DN cukup meyakinkan. Pria 40 tahun itu mengaku anggota Brimob berpangkat Brigadir Kepala (Bripka).
Apalagi setiap kali apel (datang) ke rumah janda kaya tersebut selalu mengenakan seragam Brimob lengkap.
Seringnya komunikasi dan janji manis yang diobrolkan DN membuat MR masuk perangkap.
Begitu si janda kaya terbuai dengan janji manis, DN mulai berani meminjam barang--barang milik janda yang dipacari. Rupanya barang yang telanjur dibawa tak dikembalikan.
Meski begitu, janda cantik nan kaya itu masih belum curiga jika dirinya tertipu.
Akhirnya Brimob gadungan kian berani. Ia meminjam mobil korban dengan dalih ada dinas luar kota.
Hari berganti hari tak ada kabar dari DN sang Brimob gadungan.
Apalagi handphone yang biasanya dipakai komunikasi tak bisa dihubungi.
Sadar dirinya tertipu, si janda akhirnya lapor ke polisi.
Dari laporan yang masuk, DN akhirnya dibekuk di wilayah Cikembar, Sukabumi.
Ketika penangkapan berlangsung, polisi menyita barang bukti berupa seragam beserta atribut brimob, senjata mainan, dan satu unit mobil Ayla.
Tersangka DN yang diinterogasi penyidik Polsek Ciampea, mengaku sengaja membohongi korban.Penyidik juga sudah konfirmasi ke Sat Brimob dan tidak ada identitas yang bersangkutan.
"Pelaku hanya ngaku-ngaku sebagai anggota Brimob untuk menjalankan modusnya," jelas Kapolsek Ciampea, Kompol Beben Susanto di kantornya, Senin (21/6/2021).
Berdasarkan pemeriksaan, tambah Beben, brimob gadungan ini juga melancarkan aksi dan modus serupa di wilayah Sukabumi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/brikmoklalnga.jpg)