Breaking News:

Bank BRI Pastikan Penyaluran BPUM Tahun 2021 Lancar

Untuk Kantor Wilayah Palembang, sampai dengan posisi tanggal 17 Juni 2021 telah berhasil melakukan penyaluran kepada 209.739 penerima dengan total nom

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/TS/BRI
Sebelum masuk ke salah satu kantor BRI, penerima bantuan presiden harus mematuhi prokes covid-19 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bank Rakyat Indonesia (BRI) ditunjuk sebagai salah satu bank penyalur untuk program Bantuan Presiden, Banpres Produkif Usaha Mikro (BPUM) Tahun 2021, dipastikan lancar dan mengedepakan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Untuk Kantor Wilayah Palembang, sampai dengan posisi tanggal 17 Juni 2021 telah berhasil melakukan penyaluran kepada 209.739 penerima dengan total nominal Rp 251.686.800.000,-.

BRI Cabang Palembang Layani Pencairan BPUM dengan Mengedepankan Prokes Covid-19

Jadwal Lengkap Pemblokiran Kartu ATM Magnetic Stripe untuk Bank BCA, BRI, BNI dan Mandiri

Dengan rincian penyaluran di Kanca BRI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebanyak 127.125 penerima, Provinsi Bangka Belitung sebanyak 52.033 penerima, dan Provinsi Jambi 30.581 penerima.

Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Palembang, Revi Rizal, Sabtu (19/6/2021) lalu.

"Setelah distribusi ke masing-masing rekening penerima BPUM dilakukan, selanjutnya penerima BPUM dapat melakukan pencairan bantuan di unit kerja BRI," katanya.

Revi melanjutkan, sesuai dengan Perjanjian Kerjasama antara Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop dan UKM dengan BRI, pencairan harus dilakukan selambat - lambatnya 3 (tiga) bulan sejak dana bantuan masuk ke rekening penerima bantuan.

Cara Cek Penerima Bantuan Langsung Tunai UMKM Rp 1,2 Juta di BRI & BNI, Segera Cek Sekarang

JANGAN Lupa, Ini Dia Batas Akhir Penukaran Kartu ATM/Debit BCA dan BRI

Revi pula menjelaskan, dalam hal penyaluran BPUM Tahun 2021, terdapat perubahan kriteria maupun ketentuan penyaluran BPUM Tahun 2021.

Yakni peran Bank BRI yang semula sebagai pengusul dan penyalur berubah menjadi bank penyalur.

Sementara untuk nominal bantuan yang semula Rp 2.400.000 menjadi Rp 1.200.000.

Syarat penerima BPUM sendiri yang semula tidak menikmati pinjaman/pembiayaan dari perbankan, kini menjadi tidak sedang menerima KUR.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved