Breaking News:

Harnojoyo: Optimalkan Posko PPKM Tekan Kasus COVID-19 

Pengecekan tadi, dilakukan ditingkat kelurahan hingga tingkat kecamatan, mengingat Kota Palembang masih dalam zona merah

Penulis: Rahmaliyah | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Walikota Palembang, H Harnojoyo bersama Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkompinda) Palembang secara konsisten mengecek posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), bertujuan untuk menekan laju penyebaran virus covid-19. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Walikota Palembang, H Harnojoyo bersama Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkompinda) Palembang secara konsisten mengecek posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), bertujuan untuk menekan laju penyebaran virus covid-19. 

Pengecekan tadi, dilakukan ditingkat kelurahan hingga tingkat kecamatan, mengingat Kota Palembang masih dalam zona merah. 

Silaturahmi Bersama Forkopimda, Herman Deru Apresiasi Sumsel Provinsi Zero Konflik

Doa Bersama Kapolda Sumsel Meminta Indonesia Terbebas dari Covid-19 dan Karhutla

Walikota Palembang, H Harnojoyo mengatakan, perpanjangan masa penerapan PPKM ini sebagai upaya dari Pemerintah Kota (Pemkot) untuk terus menekan angka penyebaran kasus Covid-19 di Kota Palembang. 

Sebab, pasca libur lebaran terlihat adanya penurunan kasus Covid-19 meski dari hasil kasus aktif harian trennya masih meningkat. 

Kapolda Sumsel, Jumlah Titik Panas di Sumsel Meningkat, Masyarakat Harus Waspada Karhutla

Gandeng LinkAja, BPJAMSOSTEK Beri Kemudahan Pendaftaran dan Pembayaran Iuran

"Alhamdulillah angka kesembuhan juga naik. Kita harap posko PPKM yang ada di semua kelurahan semakin optimal untuk melakukan 3T dan masyarakat pun bisa melihat langsung penanganan kasus Covid-19," katanya.

Harno mengatakan, masyarakat perlu untuk terus diingatkan agar selalu taat protokol kesehatan.

Terlebih, Kota Palembang masih dalam zona merah. 

"Sejak pandemi Covid-19 Kota Palembang di zona merah dan orange. Belum pernah kita zona kuning atau hijau," katanya. 

Dengan pertimbangan kondisi tersebut, makanya sejumlah tempat wisata, cafe dan mall masih dilakukan pembatasan jumlah pengunjung dan jam operasional hingga pukul 21.00

"Nanti akan kita lihat seperti apa tren kasusnya, pada prinsipnya sekarang harus mengikuti protokol kesehatan apapun jenis kegiatannya," katanya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved