Berita Religi

Jarang Diketahui, Siapa Sangka Ternyata Inilah Kesalahan Kita dalam Membaca Doa Iftitah Saat Sholat

Doa iftitah seringkali dibaca ketika sholat dan hukumnya sunnah, lantas apa kesalahan dalam membaca doa iftitah ketika sholat yang jarang disadari?

Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
sumsel.kemenag.go.id
Doa Iftitah Bacaan Arab, Latin dan Artinya (Risalah Tuntunan Shalat Lengkap) 

"Karena pemalsu hadis pun tidak tertarik karena sudah tahu doa ini dibaca saat menyembelih hewan kurban," tuturnya.

Disebutkan pula oleh Ustaz Adi Hidayat jika seorang tokoh NU bernama KH. Muhyiddin Abdusshomad mengarang buku berjudul Fiqih Tradisionalis terdiri dari 393 halaman.

Pada halaman 87-88 beliau cantumkan hadis riwayat Musnad Ahmad no 4339 disampaikan wajjahtu tidak menggunakan inni.

"Jadi kalau anda ingin membacakan doa iftitah atau istiftah membaca menggunakan wajjahtu, innii-nya tidak dibaca," terang Ustaz Adi Hidayat.

Lantas, kapan membaca Allahuakbar kabiro dan wajjahtu?

"Kita lihat dulu kan ada 12 doa yang sering dibaca oleh Nabi Allahumma ba'id yang sedang tenang dalam keadaan biasa dan wajjahtu," jelasnya.

"Ternyata ditemukan Rasulullah itu kalau beliau membaca Allahumma ba'id itu seringkali membaca dalam sholat siang, khususnya yang fardhu, jarang baca yang lain" paparnya.

"Tapi kalau beliau menunaikan sholat malam, dalam tahajudnya itu yang sering dibaca bukan Allahumma ba'id, tapi yang wajjahtu," tambahnya.

Berkut ini adalah doa iftitah Allahuma baid lengkap dengan latin dan terjemahannya:

اَللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَايَاىَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ . اللَّهُمَّ نَقِّنِى مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ
الدَّنَسِ . اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَاىَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

“Allaahumma baa’id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib. allaahumma naqqinii minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadlu minad danas. allaahummaghsil khathaayaaya bil maa-i wats tsalji wal barad”

Artinya: “Ya Allah, jauhkanlah aku dari kesalahan dan dosa-dosaku sebagaimana engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan dan dosa-dosaku sebagaimana bersihnya pakaian putih dari kotoran. Ya Allah cucilah (bersihkanlah) aku dari dosa-dosaku dengan air, salju dan embun.”

SUBSCRIBE US

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved