Berita Religi
Jarang Diketahui, Siapa Sangka Ternyata Inilah Kesalahan Kita dalam Membaca Doa Iftitah Saat Sholat
Doa iftitah seringkali dibaca ketika sholat dan hukumnya sunnah, lantas apa kesalahan dalam membaca doa iftitah ketika sholat yang jarang disadari?
Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
"Kalau disebutkan iftitah berarti yang pendek, kenapa ada yang panjang dan memilih doa ini sesuai dengan keadaan kita saat akan menunaikan sholat," tambahnya.
Maka dalam hal ini memilih bacaan doa iftitah atau istiftah yang pendek dan panjang sesuai dengan kondisi dan keadaan ketika hendak menunaikan sholat.
"Kalau anda sholat dalam keadaan yang tenang, tidak ada masalah, maka pilih yang sedang," tuturnya.
"Kalau anda sholat malam, waktunya sangat panjang, hubungan dengan Allah tinggi maka pilih yang panjang," jelasnya.
Di antara 12 macam pilihan doa yang bisa dibcaa, umumnya masyarakat Indonesia memilih satu di antara dua.
Yakni memilih menggabungkan dua doa sekaligus, Allahu akbar kabiroo dengan wajjahtu, hal ini juga sering diajarkan ketika kecil.
Dalam hal in Ustaz Adi Hidayat pun membedakan antara wajjahtu dan innii wajjahtu.
"Kalau anda membaca wajjahtu, walaupun disambungkan dengan Allahuakbar kabiro ini benar dua doa disambungkan, hadisnya shahih muslim no. 1848, Musnad Ahmad no. 764, dari Abi bin Abi Thalib,
Artinya:
Saya pernah sholat di belakang Rasulullah SAW menggunakan istiftah, maka beliau membaca doa istiftahnya wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman.
Sementara jika ingin membaca yang pakai innii bisa ditemukan dalam hadis Ibnu Majah no 3221 dari Jabir bin Abdullah,
Artinya:
Saya seringkali melihat Rasulullah SAW, setiap kali beliau menyembelih hewan kurban menghadapkan hewannya ke arah kiblat kemudian mengatakan ya Allah mohon terima kurban ini dari Muhammad dan dari keluarga Muhammad, dan dari umatnya Muhammad yang dalam hidupnya tidak pernah bisa kurban.
Kemudian beliau memulai doanya Bismillahi Allahuakbar innii wajjahtu.
"Dan kami mengecek di 1235 kitab hadis yang ada sekarang dari mulai yah shahih sampai yang palsu pun tidak didapati doa innii wajjahtu dipakai dalam sholat, hadis palsu aja nggak ada yang saat sholat menggunakan innii wajjahtu," jelas Ustaz Adi Hidayat.