Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Update Virus Corona di OKU Selatan Satu Bulan Terakhir, Bed RSUD Muaradua Tersisa Lima

Total terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 191 orang dengam rincian kasus meninggal 21 orang berhasil sembuh sebanyak 159 orang.

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Refly Permana
sripoku.com/alan
Vaksinisasi lansia di Puskesmas Kecamatan Kisam Ilir, Kabupate OKU Selatan beberapa waktu lalu, Senin (14/6/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Lebih kurang dalam sebulan terkahir sebaran kasus positif Virus Corona di OKU Selatan bertambah 34 orang dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) berstatus zona orange.

Alhasil, sejauh ini, total terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 191 orang dengam rincian kasus meninggal 21 orang berhasil sembuh sebanyak 159 orang pasien dan tengah menjalani isolasi sebanyak 11 orang.

Sekretaris percepatan penanganan Covid-19 OKU Selatan, H Dony Agusta SKM MM, membenarkan tambahan kasus Covid-19 di OKU Selatan berjumlah 191 orang.

KALO Kamu Tidak Berikan Paspor, Saya Tembak, Mantan Menlu Orba Dikawal Tentara, Hijrah ke AS

"Ya, laporan perkembangan situasi terkini Covid-19 di OKU Selatan tanggal 13 juni, jumlah terkonfirmasi 191 orang, jumlah meninggal dunia 21 orang, berhasil sembuh 159 orang,"terang Dony kepada Sripoku.com, Senin (14/6).

Sementara itu lanjut, Dony untuk pasien yang menjalani isolasi disediakan sejumlah kamar isolasi di RSUD Muaradua dan dapat menjalani isolasi mandiri di rumah masing dengan pantauan satgas.

"Kemudian untuk isolasi isolasi mandiri ada 10 orang, dengan fasilitas tempat tidur ruang isolasi RSUD Muaradua dengan tempat tidur 12 dan terpakai 7 serta sisa 5 sedangkan Jumlah tempat tidur isolasi islamic centre 16 bed," kata Dony.

Perihal tambahan kasus Covid-19 masih tinggi, Satgas Covid-19 kebut realisasi vaksinasi jemput bola mulai Dinkes, Puskesmas Kecamatan dan Vaksinisasi Bidan Desa disetiap polindes.

Tarif Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pelabuhan Bakauheni Menuju Terbanggi Besar, Terpeka Tarif Lama

"Saat ini kita masih kebut vaksin dengan mekanisme jemput bola, Dinkes ke Pasar, Puskesmas Kecamatan melakukan vaksin di setiap Desa dan sementara Polres di Gedung Kesenian," terang Dony.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved