Mencium Bau Kentut ternyata Mampu Cegah Stroke, Ini Manfaat Kentut Bagi Kesehatan, Obati 9 Penyakit
Diketahui, kentut merupakan salah satu masalah kesehatan yang membuat sebagian orang merasa tidak nyaman bila terjadi di depan umum.
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM - Buang angin atau kentut menjadi hal yang lumrah dilakukan setiap orang.
Namun sudah menjadi hal yang umum dilakukan banyak orang yaitu akan menjauh dan menghindari bau kentut.
Namun ada baiknya kini kalian menghentikan kebiasaan tersebut.
Pasalnya sebuah penelitian mengatakan bahwa mencium bau kentut ternyata menyehatkan loh.
Diketahui, kentut merupakan salah satu masalah kesehatan yang membuat sebagian orang merasa tidak nyaman bila terjadi di depan umum.
Frekuensi kentut setiap orang berbeda-beda.
Beberapa orang mungkin mengalaminya setiap jam sementara yang lain sedikit lebih lama.
Baca juga: Gegara Ada Depo Laknat Di Tanjung Priok Picu Presiden Jokowi Telpon Kapolri
Baca juga: Mgs Syaiful Padli Ungkap Penyebab Belum Cairnya Insentif Guru Honorer di Sumsel
Baca juga: SOAL dan KUNCI JAWABAN Matematika Kelas 8 SMP/MTS Semester 2, Lengkap Pilihan Ganda dan Essay
Dalam kebanyakan kasus, orang lebih memilih untuk menahan kentut daripada harus malu.
Padahal kentut sah-sah dilakukan, tapi harus tahu momen supaya tidak mengganggu orang lain.
Kentut merupakan gas yang terbentuk di perut sebagai proses pencernaan dan pernapasan. Atau istilah lainnya dikenal dengan buang gas untuk menghindari risiko gangguan pencernaan.
Semua orang pasti mengalaminya setiap saat, tak terkecuali golongan bayi, anak-anak, orang dewasa, hingga lansia.
Jika Anda kentut, tandanya sistem pencernaan masih normal.
Melansir The Week, sebuah penelitian dari University of Exeter di Inggris menyatakan bahwa mencium bau kentut ternyata memberikan manfaat bagi kesehatan.
Ketika kalian mencerna berbagai jenis makanan yang sudah dikonsumsi, beberapa jenis senyawa pun akan tercipta.
Salah satunya adalah hidrogen sulfida yang membuat kentut berbau.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kentut_20180104_052841.jpg)