Breaking News:

Berita Religi

Bolehkah Sholat Jumat Diganti dengan Sholat Dzuhur? Ini Penjelasan Buya Yahya & Syarat Diperbolehkan

Hukum sholat jumat ialah fardhu'ain, sehingga jika meninggalkannya akan mendapat dosa, lalu bolehkah diganti dengan sholat dzuhur? Ini penjelasannya.

sripoku.com/anton
ilustrasi sholat sendirian 

SRIPOKU.COM - Apakah boleh sholat Jumat diganti sholat dzuhur? Begini penjelasan Buya Yahya.

Sholat (KBBI, salat) Jumat merupakan ibadah wajib bagi tiap muslim laki-laki yang mukalaf, sehat (jasmani) dan rohani) dan bermukim di suatu tempat (bukan musafir).

Jadi seorang muslim yang telah melakukan sholat Jumat tidak lagi mengerjakan sholat Dzuhur.

Sebagaimana terkandung dalam surat Al-Jumuah ayat 9,

Artinya:

Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Ibadah yang dilakukan di hari Jumat ini berjumlah 2 rakaat dengan diawali khotbah terlebih dahulu.

Adapun yang dimaksud khotbah jumat yakni ceramah singkat yang disampaikan oleh penceramah untuk jemaah sholat Jumat.

Seperti tercantum dalam hadits Ahmad, hadits Ibnu Majah dan hadits Nasaa'i. Khalifah Umar bin Khattab berkata yang artinya:

" Salat Jumat adalah (berjumlah) dua rakaat. Dilakukan secara lengkap tidak di-qashar (diringkas). Merugilah orang-orang yang meremehkannya.”

Halaman
1234
Penulis: Tria Agustina
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved