Mie Instan Termahal Di Indonesia

Mie Instan Termahal Di Indonesia Rp 54 Ribu, Pejabat Turun Tangan Agar Wisatawan tak Kapok

Tidak sedikit para wisatawan domestic berpikir ulang kalau mau membelajakan duitnya di kawasan  wisata.

Editor: Salman Rasyidin
ISTIMEWA
Tarif makanan yang dijajakan di salah satu kedai di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor viral di media sosial (medsos). 

SRIPOKU.COM—Tidak sedikit para wisatawan domestic berpikir ulang kalau mau membelajakan duitnya di kawasan  wisata. Pasalnya harga yang  dikenakan terhadap konsumen di luar kelumrahan bahkan ada yang 10 kali lipat dari harga normal.

Salah satu  contoh seperti dilansir TRIBUNNEWS.COM, Viralnya harga makanan tak wajar, yang dijajakan di satu kedai Jalan Raya Puncak, kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor membuat Camat Cisarua Deni Humaedi turun tangan.

Dirinya langsung merespon peristiwa tersebut, terlebih sudah menjadi perbincangan warganet sejak kemarin.

"Harusnya jangan bikin kapok wisatawan yang datang, jangan sampai merusak juga yang lain, jadi akan saya coba konfirmasi dan ini bahan pembinaan saya," kata Deni Humaedi kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (2/7/2021).

Dia mengaku sudah mengantongi alamat warung yang yang viral tersebut dan akan segera dicek.

"Artinya beberapa hal perilaku pelayanan yang mungkin ada perlu komunikasi. Insya Allah akan kita cek hari ini," ungkapnya.

Dan jangan lupa subscribe, like dan share channel Tiktok Sriwijayapost di bawah ini:

Diberitakan sebelumnya, tarif makanan yang dijajakan di satu kedai di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor viral di media sosial (medsos).

Hal tersebut viral setelah nota pembayarannya atau bill diunggah ke medsos oleh pengunjung yang pernah mampir ke kedai tersebut.

Harga yang dipatok untuk makanan yang dijajakan kedai ini dinilai tidak wajar hingga jadi perbincangan warganet.

Dalam nota yang beredar tertulis bahwa harga 2 porsi mie instan pakai telur dipatok dengan harga Rp 54 ribu yang artinya 1 porsi Rp 22 ribu.

Namun di nota tersebut harga 1 porsinya ditulis Rp 18 ribu.

Kasir kedai tersebut diduga keliru dalam menghitung tarif makanan yang dipesan pelanggannya hingga tarif yang dibayarkan menjadi tak wajar.

Tarif makanan yang dijajakan di salah satu kedai di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor viral di media sosial (medsos). (ISTIMEWA)
Tarif makanan yang dijajakan di salah satu kedai di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor viral di media sosial (medsos). (ISTIMEWA) (ist)

Kemudian untuk sajian lainnya, seporsi nasi dipatok Rp 10 ribu, segelas teh manis hangat Rp 10 ribu, jagung bakar Rp 17 ribu, seporsi roti bakar coklat Rp 25 ribu dan seporsi telur setengah matang Rp 25 ribu.

Setelah nota pembayaran tersebut diunggah di medsos, beredar pula nota pembayaran lain dengan nama kedai yang sama.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved