Breaking News:

BPJamsostek Bayarkan Rp 21,5 Miliar Beasiswa Ahli Waris, Deru Ingatkan Perusahaan Pro Aktif

BPJamsostek menyerahkan manfaat program beasiswa pendidikan anak peserta program Jaminan Kecelakaan dan Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp 21,5 Miliar 

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/rahmalia
Gubernur Sumsel, Herman Seru secara simbolis menyerahkan manfaat BPJamsostek Beasiswa Pendidikan untuk 283 anak ahli waris senilai Rp 21,5 Miliar di Bina Praja, Kamis (3/5/2021) 

SRIPOKU. COM, PALEMBANG - BPJamsostek menyerahkan manfaat program beasiswa pendidikan anak peserta program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp 21,5 Miliar 

Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan rasa haru  melihat momen penyerahan beasiswa untuk anak-anak yang orang tuanya meninggal. Ia mengapresiasi kewajiban dari BPJamsostek yang telah menyalurkan manfaat bagi keluarga pesertanya. 

Ia pun mengingatkan agar semua Perusahaan di Sumatera Selatan pro aktif dan jangan hanya karena ada pengawasan lalu didaftarkan. 

"Yakinlah, tidak akan mengurangi profit orientasi dari BPJamsostek. Saya imbau juga setiap Sekda di Kabupaten/kota menginventarisir semua tenaga honorer untuk menjadi peserta BPJamsostek," Katanya. 

Sementara itu, Pembayaran beasiswa ini ditunaikan setelah aturan turunan dari PP Nomor 82 Tahun 2019 yaitu Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program JKK, JKM dan JHT, efektif berlaku pada 1 April 2021.

Permenaker ini mengatur teknis pelaksanaan pemberian manfaat JKK, JKM dan JHT, dengan salah satunya adalah pembayaran beasiswa pendidikan bagi anak ahli waris peserta.

Deputi Direktur Wilayah Sumbagsel, Surya Rizal menjelaskan, penerima manfaat beasiswa ini merupakan anak peserta dari ayah/ibu yang merupakan peserta BPJAMSOSTEK atas manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang meninggal dunia atau cacat total tetap dan manfaat Jaminan Kematian (JKM) dengan minimal 3 tahun kepesertaan aktif. 

Manfaat beasiswa ini diberikan untuk 2 orang anak dengan nilai maksimal Rp174 juta, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga jenjang pendidikan Strata 1 (S1). Kriteria anak yang dapat menerima beasiswa dinyatakan belum bekerja, belum menikah, dan di bawah usia 23 tahun.

Surya menambahkan, untuk Wilayah Sumatera Selatan  tercatat sebanyak 283 anak mulai dari anak yang memang belum bersekolah hingga yang sekarang sedang duduk dibangku perkuliahan akan menerima manfaat beasiswa ini. 

“Realisasi pembayaran beasiswa ini dilakukan pertahun untuk maksimal 2 orang anak dengan nominal 1,5 juta untuk tingkat TK dan SD, 2 juta untuk tingkat SMP, 3 juta untuk tingkat SMA dan 12 juta untuk tingkat Perguruan Tinggi  per satu orang anaknya ujar Surya.

 Diungkapkannya, manfaat beasiswa ini naik signifikan, 1.350%, dari sebelumnya sebesar Rp12 juta untuk satu orang anak, hingga menjadi maksimal Rp174 juta untuk dua orang anak. 

BPJAMSOSTEK komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan cepat dan tepat sasaran, agar kepercayaan masyarakat terus meningkat, sehingga akan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dalam melindungi pekerja menjalani aktivitas pekerjaan sehari-hari. 

“Tentunya dengan kesadaran berjaminan sosial yang tinggi, kami harapkan akan mengakselerasi tercapainya perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja Indonesia, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan, " Jelasnya. (Yak) 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved