Breaking News:

Berita Palembang

Belum Sempat Lihat Anak Dilahirkan, Calon Ayah Keburu Ditangkap Tim 'Beguyur Bae'

Belum sempat melihat anak pertamannya dilahirkan, Dwijayanto sudah keburu ditangkap tim Beguyur Bae Unit Opsnal Ranmor Polrestabes Palembang

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Andi Wijaya
Tim Beguyur Bae Ospnal Ranmor, Polrestabes Palembang mengamankan pelaku pencurian, Kamis (27/5/2021) malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Belum sempat melihat anak pertamannya dilahirkan, Dwijayanto sudah keburu ditangkap tim Beguyur Bae Unit Opsnal Ranmor Polrestabes Palembang Pimpinan Kasubnit Opsnal Ranmor Ipda Jhony Palapa, Kamis (27/5/2021).

Calon ayah itu diamankan bersama sahabatnya yakni Hendra.

Keduanya sudah meresahkan warga di kawasan Jalan Rama 6, 8, Kecamatan Alang Alang Lebar Kota Palembang. Akibat perbuatannya warga sering kehilangan sepeda, jemuran hingga sepatu dimaling pelaku.

Bahkan aksi pelaku sempat viral di medsos, serta sudah banyak laporan masyarakat yang melaporkan aksi kedua sabahat ini.

Mendapati adanya laporan korban tim beguyur bae langsung melakukan penyelidikan, dan bermodalkan informasi serta petunjuk CCTV akhirnya keberadaan kedua pelaku berhasil diendus.

Saat ditangkap, lantaran melawan petugas dan hendak kabur, tembakan peringatan pun tidak digubris, tak mau buruannya kabur, terpaksa dua sabahat ini pun dilumpuhkan.

Kedua pelaku yakni, Dwijayanto (30) warga Jalan Embacang Lorong Terusan Kecamatan IB II Palembang dan rekannya, Hendra (24) warga Jalan Sepakat Lorong Terusan Kemang Manis Kecamatan IB II Palembang, dengan mudah ditangkap.

Setelah mengalami luka tembak di betis kaki mereka masing-masing, keduanya pun langsung dilarikan RS Bari Palembang, kemudian digiring ke Polrestabes Palembang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Saat ditemui di ruang opsnal ranmor, tersangka Dwijayanto mengakui perbuatannya sudah melakukan aksi pencurian sepeda dan sepatu warga.

"Benar pak, saya yang mencuri sepeda itu, yang sempat viral. Dalam satu bulan ini sudah empat kali mencuri sepeda, setiap mencuri berdua bersama Hendra," ungkap residivis kasus pencurian CPU Komputer disebuah TK tahun 2019 LP Pakjo kena 1,5 tahun.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved