Kabar Selebritis

TAK Bisa Melawan Lagi, Lady Gaga Terpaksa Tanggalkan Busana: Dirudapaksa Produser Musik di Studio

penyanyi top Lady Gaga mengalami trauma bertahun-tahun setelah diperkosa seorang produser musik saat dia berusia 19 tahun.

Editor: Wiedarto
Ist/handout
Curhat Lady Gaga, Sabtu (23/5/2021), Produser Musik Bilang 'Buka Bajumu' Lady Gaga Diperkosa dan Dikurung di Studio Musik saat 19 Tahun 

SRIPOKU.COM, AS--Merintis karir dari bawah, Lady Gaga menjumpai kesulitan dalam hidupnya. Kini Ia sudah sukses, namun kini ada kabar pilu disampaikan Lady Gaga.

Dibalik penampilannya yang cuek dan memiliki segudang prestsi, ternyata penyanyi top Lady Gaga mengalami trauma bertahun-tahun setelah diperkosa seorang produser musik saat dia berusia 19 tahun.

Pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang Produser Musik itu terjadi saat dia baru memulai karir dan menawarkan hak ciptanya untuk dirilis.

Namun setelah karyanya itu digarap dan akan dirilis, Lady Gaga justru mendapatkan tekanan dari seorang Produser Musik yang mengajaknya berhubungan intim di studio musik.

Lady Gaga menolak, namun sang Produser Musik mengancam.

"Dia bilang Buka Bajumu, aku menolak lalu aku pergi, namun dia mengancam akan membakar semua karya musik ciptaanku. Dan mereka tidak berhenti. Mereka tidak berhenti memintaku. Saat itu aku hanya terdiam dan tidak ingat apa-apa lagi," ujar Lady Gaga menceritanya semua kejadian yang dialami saat menjadi bintang tamu Oprah Winfrey, 'The Me Yo Can't See', dikutip dari AFP, Sabtu (22/5/2021).

Dengan linangan air mata, Lady Gaga mengaku dikurung selama berbulan di dalam studio tanpa bisa berbuat apapun serta mendapatkan intimidasi.

Lalu yang membuat Lady Gaga trauma berat, dia kemudian hamil dan orang-orang yang mengaku bagian dari Produser Musik yang memperkosanya itu, memulangkan dia dan meninggalkannya di pojokan rumah.

"Orang (Produser Musik) yang memperkosa saya meninggalkan saya dalam kondisi hamil," ungkap Lady Gaga.

Meski sudah membuka rahasia besar dalam hidupnya, Lady Gaga mengaku tak pernah takut dan menyesal. Namun, dia tak ingin mengungkapkan siapa sebenarnya Produser Musik tersebut.

"Saya bahkan tidak ingin lagi bertemu dan berhadapan dengan orang itu lagi," ujar pelantun lagu Poker Face ini.

Trauma berat yang dialami Lady Gaga setelah itu, dia mengalami mati rasa dan tidak berani menceritakan semua tindakan Produser Musik yang telah memperkosanya itu kepada keluarganya.

Diungkap Pada 2014

Diceritakan pada tahun 2014 atau tepatnya saat dia berusia sekitar 24 tahun, atau 5 tahun pasca Pemerkosaan itu terjadi. Hal itu diungkapkan Lady Gaga kepada Dj radio Howard Stren pada 2014 lalu. Ia mengatakan, bahwa dia mengalami trauma.

"Saya adalah cangkang dari diri saya yang dulu ada dalam satu titik," ujarnya kala itu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved