Breaking News:

Giat PPKM Kelurahan Kebun Bunga di Wilkum Polsek Sukarami Polrestabes Palembang

Kini, istilah yang digunakan adalah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro atau PPKM mikro.

SRIPOKU.COM/HUMAS POLDA SUMSEL
Pemberikan Bansos dari Kapolda kepada warga yang terpapar covid -19 yang diberikan oleh AKBP Suyanto didampingi lurah dan bhabinkamtibmas dan babinsa 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pemerintah kembali menggunakan istilah baru untuk memberlakukan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat, di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Sukarami Polrestabes Palembang.

Kini, istilah yang digunakan adalah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro atau PPKM mikro.

Setelah PPKM  dinilai efektif menekan laju penyebaran Covid -19, keguatan PPKM Mikro, Rabu (19/5/2021) kemarin, pemerintah akan memberlakukan PPKM mikro di sejumlah wilayah termasuk  Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya Kota Palembang.

Baca juga: PPKM di Palembang Diperpanjang Hingga 31 Mei, Tujuannya Menekan Angka Penyebaran Covid

PPKM Mikro

Wilayah pemberlakuan PPKM dan PPKM mikro sama seperti sebelumnya, berlaku di wilayah Zona Merah.

Lalu, apa perbedaan PPKM mikro dan PPKM?

Jika menilik detil aturannya, berikut beberapa perbedaannya:

Pada PPKM berbasis mikro, ada ketentuan pembentukan posko penanganan Covid -19 di tingkat desa dan kelurahan dalam rangka pengendalian Covid-19.

Sebelumnya, ketentuan ini tidak ada pada PPKM jilid I dan II.

Pada PPKM jilid I, jam operasional restoran dan pusat perbelanjaan dibatasi hingga pukul 19.00.

Halaman
123
Editor: bodok
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved