Kuliner

Jangan Pernah Beli Ketupat Matang dengan 4 Ciri Ini, Hati-hati Banyak Dijual di Pasar Jelang Lebaran

Jangan pernah beli ketupat matang dengan ciri-ciri ini karena bisa bikin rugi besar.

Editor: pairat
Doc
ketupat 

SRIPOKU.COM - Ramadan 1442 H akan segera berakhir dan sebentar lagi umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Saat lebaran, salah satu kuliner khas yang tak pernah absen dari menu hidangan adalah ketupat.

Nah, masak ketupat ini susah-susah gampang.

Pasalnya mulai dari cara mengisi ketupat tak pas takarannya akan bepengaruh dengan hasil akhir ketupat.

Karena itu perlu ketelitian khusus agar ketupat bisa dinikmati.

Tapi kini, kita gak perlu lagi repot bikin ketupat sendiri lantaran banyak pedagang yang menjual ketupat matang di pasar, lo.

Kita pun tinggal memesan penjual di pasar atau datang saja menjelang Lebaran, pasti banyak penjual ketupat matang dadakan.

Tapi, kita harus jeli nih kala membeli ketupat matang di pasaran.

Jangan pernah beli ketupat matang dengan ciri-ciri ini karena bisa bikin rugi besar.

Catat, ya!

1. Ketupat Terlalu Keras

Tekan ketupat ketika membeli.

Ada ketupat yang terlalu keras, ada juga yang terlalu lunak.

Pilih yang sedang-sedang saja kecuali kita memang menginginkan ketupat yang padat atau yang lunak.

2. Ketupat Buyar

Tekan juga ujung-ujungnya.

Seringkali ketupat tidak terendam sempurna ketika direbus sehingga ketupat tidak padat, tetapi buyar.

Baca juga: CARA Masak Ketupat Lebaran bagi Pemula, Begini Cara Mengisi dan Merebus Ketupat agar Enak dan Pulen!

Baca juga: CERITA Nuryati yang Sudah 30 Tahun Sebagai Pengrajin Ketupat, Masa Pandemi Nyaris tidak ada Pesanan!

Ketupat dan opor ayam.
HonestDocs Ketupat dan opor ayam.

Beli satu buah lalu minta penjual membelahnya.

Ketupat kualitas baik haruslah pulen.

 

Artinya, butiran berasnya hampir tidak lagi terlihat. 

3. Berasnya Tidak Berkualitas Baik

Sebisa mungkin, cari penjual ketupat yang menggunakan beras kualitas baik.

Kenali dari warnanya yang putih bersih.

4. Ketupat Sudah Berhari-hari

Kalau mungkin, cium aromanya.

Bukan tidak mungkin ketupat sudah dibuat berhari-hari sebelumnya dan sudah mulai rusak.

Cara Mengolah Ketupat Matang

Begitu sampai di rumah, panaskan ketupat dengan cara mengukusnya, bukan merebusnya.

Memanasi ketupat yang dibeli harus cukup lama supaya ketupat bisa tahan lama dan tidak rusak.

Baca juga: Sehari Jelang Lebaran, Pasar Silaberanti Diserbu Pembeli, Tapi Sayang Banyak Warga tak Pakai Masker

Baca juga: Resep Kimlo Bola-Bola Daging Enak, Bisa Jadi Menu Sahur atau Berbuka, Ini Bahan dan Cara Membuatnya

Gantung ketupat untuk meniriskannya supaya ketupat tidak rusak.

Ketupat yang masih menyimpan air, mudah berjamur.

Jika sudah menemukan penjual ketupat yang bagus, pastikan membeli darinya setiap tahun.

Karena ketupat sangat bergantung pada selera masing-masing orang.

Nah, sudah tahu kan bagaimana mengenali kualitas ketupat yang dijual di pasaran.

Kalau sudah punya ketupatnya, sekarang kita tinggal membuat aneka lauk pendampinya.

Atur waktu dan cicil pekerjaan supaya semuanya bisa siap tepat waktu.

Artikel ini telah tayang di Sajiansedap dengan judul Banyak Dijual di Pasar Jelang Lebaran, Jangan Pernah Beli Ketupat Matang dengan Ciri-ciri Ini! Bisa Bikin Rugi Besar

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved