Lebaran 2021

Cegah Makan Berlebih saat Lebaran, 4 Tips Ini Bisa Kurangi Risiko Masalah Kesehatan, Jangan Lalai

Makanan tersebut jamak tinggi kalori seperti opor ayam, rendang sapi, semur daging, kacang goreng, sampai nastar nanas.

Editor: pairat
tribunnews
Ilustrasi menu lebaran 

SRIPOKU.COM - Menyambut lebaran Idul Fitri, tentu banyak yang sudah dipersiapkan.

Salah satunya yang paling utama adalah menyiapkan menu masakan khas lebaran.

Biasanya saat lebaran, di setiap rumah akan menyiapkan ketupat dilengkapi lauk pauk khas lebaran.

Misalnya opor ayam, rendang dan sambel hati.

Nah, kalau sudah begini biasanya, kita akan 'lupa diri' dan menyantap makanan dengan berlebihan.

Berikut ini empat tips mencegah makan berlebihan saat lebaran di bawah ini.

Tentunya momen lebaran adalah perayaan besar setelah umat Muslim menjalankan ibadan puasa Ramadhan.

Di mana lebaran dirayakan dengan antusias lewat tradisi silaturahmi dan menikmati aneka sajian makanan istimewa.

Beberapa makanan tersebut jamak tinggi kalori seperti opor ayam, rendang sapi, semur daging, kacang goreng, sampai nastar nanas.

Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), berikut daftar kalori beberapa makanan populer khas Lebaran:

Kalori nastar nanas per buah 75 kkal
Kalori kacang goreng per 100 gram 151 kkal
Kalori opor ayam per porsi 392 kkal
Kalori rendang sapi per porsi 468 kkal
Kalori semur daging sapi per porsi 337 kkal
Kalori sambal goreng ati sapi per porsi 346 kkal
Kalori ketupat per lima buah 176 kkal
Untuk mencegah penumpukan kalori saat Hari Raya Idul Fitri, Anda perlu bijak menjaga pola makan dan diimbangi olahraga.

Berikut tips agar tetap sehat tanpa makan menu lebaran berlebihan dilansir dari laman Kompas.com.

1. Perhatikan porsi menu lebaran

Melansir Times of India, banyak orang cenderung gelap mata saat tersedia banyak hidangan di meja makan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved