Breaking News:

SOPIR Travel Main Akal-akalan Agar Lolos di Pos Penyekatan, Kelabui Petugas Penumpang Dinaikkan Ojek

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono menyebutkan, selama larangan mudik diberlakukan hingga saat ini sudah 972 kendaraan yang melintas di Kota Lubuklin

Editor: Welly Hadinata
Tribunsumsel/Eko
Tim gabungan saat memutar balikkan kendaraan diduga pemudik di Pos Sekat Kelurahan Watas Lubuk Durian Kecamatan Lubuklinggau Bart I Kota Lubuklinggau dengan Provinsi Bengkulu. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Sebanyak 25 kendaraan diputar balikkan tim gabungan selama larangan mudik dan penyekatan Lebaran tahun 2021 diberlakukan di wilayah hukum Polres Lubuklinggau.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono menyebutkan, selama larangan mudik diberlakukan hingga saat ini sudah 972 kendaraan yang melintas di Kota Lubuklinggau dilakukan pemeriksaan.

"Hasilnya 25 kendaraan diduga pemudik diputar balikkan, 16 kendaraan berasal dari daerah pulau Jawa dan 9 kendaraan merupakan pemudik antar kabupaten dan kota," ujar Nuryono pada wartawan, Selasa (11/5/2021).

Nuryono menegaskan mendekati Lebaran ini tim gabungan akan lebih selektif lagi melakukan pemeriksaan, bahkan tak akan memberikan toleransi kepada setiap kendaraan yang melintas di wilayah hukum Polres Lubuklinggau yang terindikasi mudik lebaran.

"Termasuk main akal akalan, kemarin ditemukan mobil travel ketika terjaring coba mengelabui petugas dengan cara menurunkan penumpang lalu dinaikkan di ojek, hal semacam itu sudah kita antisipasi bila ditemukan langsung kita putar balikkan," tegasnya.

Menurutnya, sedikitnya kendaraan yang diputar balikkan ini karena  banyak pengendara yang sudah tahu kalau mudik dilarang, saat ini rata-rata kendaraan yang melintas di wilayah perbatasan Lubuklinggau Bengkulu didominasi kendaraan lokal.

Sedangkan untuk kendaraan pemudik jauh mengalami penurunan bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, karena sejak awal sudah diberitahu bahwa larangan mudik ini berlaku secara nasional.

"Yang paling ditekankan dalam Operasi Ketupat Musi 2021 ini adalah masyarakat yang mau melakukan arus mudik arah jauh. Sementara untuk warga lokal kita persilahkan khususnya mereka yang mau belanja ke Lubuklinggau," ungkapnya.

Tak hanya itu, melalui Operasi Ketupat 2021 pihak kepolisian juga melakukan pengetesan Covid-19 secara acak terhadap para pemudik. Hasilnya dari delapan pemudik yang dilakukan pemeriksaan sejauh ini semuanya negatif Covid-19.

"Metode pemeriksaannya kita lakukan secara acak, alhamdulillah sejauh ini dari delapan yang kita lakuka  pengetesaqn kemarin hasilnya negatif Covid-19," ujarnya.

Selanjutnya pada saat Operasi Ketupat ini berlangsung, pihak kepolisian juga melakukan penilangan kepada pengendara yang terbukti melanggar aturan lalulintas dan membahayakan pengendara lainnya.

"Yang kita tilang totalnya ada sembilan kendaraan semuanya roda dua, mereka kita tilang karena melakukan pelanggaran ada knalpot jambrong dan yang tidak menggunakan helm saat beendara," ungkapnya. (Joy/TS)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved