Ketua DPRD Sumsel Minta Petugas Tegas dan Humanis, Pantau Pos Penyekatan Larangan Mudik

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH, MH mengapresiasi petugas di pos penyekatan exit tol Kayuagung-Palembang

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH, MH mengunjungi bumi Bende Seguguk guna memantau langsung penyekatan larangan mudik di Exit Tol Celikah Kayuagung - Palembang, Selasa (11/5/2021) sore. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan, Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH, MH mengunjungi bumi Bende Seguguk guna memantau langsung penyekatan larangan mudik di Exit Tol Celikah Kayuagung - Palembang, Selasa (11/5/2021) sore.

Politikus Sumatera Selatan yang menjadi wanita pertama menduduki jabatan sebagai ketua DPRD tersebut mengapresiasi apa yang dilakukan petugas lapangan dalam melaksanakan tugasnya baik TNI, Polri, Dinas perhubungan, Dinas kesehatan, dan Sat Pol PP.

Saat berbincang-bincang dengan para awak media, ia berharap angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Selatan khususnya dapat mengalami penurunan yang signifikan serta tingkat kematian juga dapat cepat menurun.

"Yang saya tau, kalau di kabupaten OKI memang aman disini. Saya lihat pun beberapa hari ini hanya 0 peningkatan,"

"Hal ini merupakan tuntutan para Forkopimda dan seluruh stake holder yang ada di Sumsel untuk bersama-sama bagaimana caranya penyebaran virus corona ini tidak begitu meningkat lagi," tuturnya.

Sambungnya, walaupun peningkatan signifikan kembali terjadi pada bulan April. Namun perlu disyukuri bahwa saat akhir tahun 2020 sampai pada bulan Maret 2021 grafik angka pasien covid-19 masih terbilang landai.

"Di masa-masa peningkatan corona masih landai, mungkin masyarakat sudah terlalu percaya diri merasa sudah divaksin tidak perlu lagi pakai masker, dan mengabaikan protokol kesehatan,"

"Nah ini yang harus ditanamkan walaupun sudah divaksin bahkan sudah ada yang dua kali, tetap harus menjalankan protokol kesehatan," tegasnya.

"Entah masyarakat itu mungkin saat ini sudah lupa dengan corona atau merasa capek. Maka kita sebagai petugas harus mengingkatkan," imbuhnya.

Disinggung soal amanat bagi pemerintah kabupaten OKI mengenai cara-cara agar penyebaran virus corona tidak semakin parah. Politikus partai Golkar ini hanya meminta mempertahankan aturan dan kebijakan yang ada selama ini.

"Dengan cara terus melaksanakan apa-apa yang sudah diterapkan oleh Pemkab OKI selama ini sehingga masih bisa mempertahankan kondisi dan tidak menjadi daerah dengan zona yang memprihatinkan," pungkasnya.

Menurutnya, baik peralatan atau pun kontrol dari para aparat satgas terpadu di kabupaten OKI sudah cukup baik. 

"Sudah sangat baik dalam menjalankan tugasnya di setiap pos penjagaan. Kita berharap juga bahwa aparat dalam menjalankan tugas tetap tegas, tetapi tetap humanis," katanya.

Berdasarkan pemantauannya di lokasi, Ketua DPRD Sumsel ini merasa sepertinya masyarakat sudah mulai paham bahwa larangan ini tidak main-main.

"Saat saya tanya di kabupaten OKI sudah berapa mobil yang diminta putar balik, ternyata memang setiap hari ada,"katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved