Ipda Syamsul Rizal :  Tantangan Terberat  Cuaca Terlalu Panas  di Pos Penyekatan

Kendaraan yang diperbolehan berlalu lintas hanya  orang-orang yang karena tugasnya atau karena kondisi darurat  atau karena perintah

Penulis: Leni Juwita | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Kepala Pos penyekatan Simpang  Tans Batumarta Ipda Syamsul Rizal 

SRIPOKU.COM, BATURAJA -- TANGGUNG  jawab menjaga Pos Penyekatan selama 24 jam  tanpa  bergantian , memang tugas yang cukup berat.

Namun Ipda Syamsul Rizal memaknai ini sebagai tugas mulia, Senin (10/5/2021).

Kepala Pos Penyekatan Simpang Batumarta Ipda Syamsul Rizal memahami bahwa kebijakan ini bertujuan menarik rem darurat untuk menekan penularan covid-19 dengan cara melakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), salah satunya pengendalian transfortasi selama masa Idul Fitri 1442 H Tahun 2021.  

Lebaran di Depan Mata, Wajibkah Pakai Baju Baru di Hari Raya? Awas Haram Ini Penjelasan Buya Yahya

Kendaraan yang diperbolehan berlalu lintas hanya  orang-orang yang karena tugasnya atau karena kondisi darurat  atau karena perintah.

Itupun harus dilengkapi dengan Surat Tugas dari dan kemana serta apa kepentingan, atau karena keadaan darurat seperti membawa orang sakit untuk berobat  baru diizinkan melintas.

SAYA Berdiri Paling Depan, Mayjen DudungTumpas Habis Premanisme Debt Collector:Jangan Lagi Beraksi

Ipda Syamsul Rizal bertanggung jawab penuh di Pos Penyekatan Simpang Batumarta yang berlokasi  di KM 15 Kelurahan Sepancar Lawangkulon Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Pos ini merupakan pos tersibuk karena berada di Jalur Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).   

Link Streaming Sinetron Ikatan Cinta 10 Mei, Jaga Perasaan Papanya, Reyna Menjauh, Al Mulai Sadar

Sebagai Kepala Pos Pam, ayah dua anak ini tidak bisa meninggalkan pos selama 24 jam, untuk shalat dan berbuka serta makan sahur juga dilakukan di pos.

Berbeda dengan  petugas lainnya yang jam kerjanya bergantian, namun Ipda Syamsul Rizal benar-benar harus siaga 24 jam.

Lalu apa tantangan terberat dirasakan, perwira yang juga menjabat sebagai Kanit Binmas Polsek Lubukraja ini menuturkan, Ramadhan kali ini cuaca memang terasa lebih ekstrem dari tahun-tahun sebelumnya.

“Cuaca luar biasa panasnya, dalam keadaan berpuasa panas trik ini menjadi tantangan terberat menguji iman kita,” kata suami dari Ema Ratna Puri.

KONDISI Terkini 11 Debt Collector Pengadang Anggota TNI Serda Nurhadi:Tak Akan Kami Tolerir

Namun sebagai petugas dilapangan  Ipda Samsul Rizal mengatakan, dirinya tetap harus memberikan pelayanan terbaik dengan humanis tetap tersenyum.

Menghadapi tingkah laku pengendara yang memilik seribu satu akal untuk mengecoh petugas, Saymsul Rizal mengaku tetap sabar dan mengedepankan pendekatan yang humanis.

Terkadang ada pengendara yang mencoba mengecoh seperti yang terjadi dua hari lalu, pemudik yang akan ke Baturaja berpura-pura disuruh balik kanan saat tiba diperbatasan Lampung dan akan kembali lagi ke Baturaja.

Hendrik Leatomu, Eksekutor Debt Collector Minta Maaf ke Serda Nurhadi, Ngaku Khilaf ke Polisi: Lalai

Padahal pemudik tersebut mengendarai mobil flat Lampung dengan tujuan Baturaja. Tidak mau terkecoh, petugas lalu memeriksa Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemudik dan tebrukti alamat KTP di Lampung.

Setelah diberi pengertian tujuan pengendalian transfortasi selama masa Idul Fitri 1442 H Tahun 2021 adalah untuk menarik rem daurat menarik rem darurat untuk menekan penularan covid-19.

Akhirnya pemudik paham dan bersedia  diarahkan putar balik. (leni juwita)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved