Kopi belum Tiba Sudah Kejang, Seorang Pengunjung Warung di Soekarno Hatta Palembang Meninggal Dunia

Diduga mengalami penyakit sesak nafas, seorang pengunjung salah satu warung di Jalan Soekarno Hatta meninggal dunia.

Penulis: Andi Wijaya | Editor: Refly Permana
sripoku.com/andyka wijaya
Seorang pengunjung warung di Jalan Soekarno Hatta Palembang meninggal dunia. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Diduga mengalami penyakit sesak nafas, seorang pengunjung salah satu warung di Jalan Soekarno Hatta meninggal dunia.

Diketahui, pria malang tersebut bernama Justin Tarigan (45), warga Desa Talang Buluh, Km 18, Kabupaten Banyuasin. 

Informasi yang dihimpun, pada hari Sabtu (24/4/2021) sekitar pukul 04.15, korban mampir ke warung di tempat kejadian perkara (TKP).

Korban datang sendirian dengan mengendarai mobil pikap Carry warna putih nopol BG 8742 IP.

Kecamatan Ilir Barat 1 Kembali Terbanyak, Update Kasus Covid-19 di Palembang 24 April

"Korban masuk lalu memesan segelas kopi, kemudian duduk persis di kursi depan sambil menonton tv meminum kopi.

Korban datang sendirian naik mobil Carry pikap," ungkap aaksi Berkat Setiawan (22).

Lalu, di saat korban duduk sendirian sambil nonton televisi, saksi Mangantar Tambun (53) datang dan memesan kopi juga lalu duduk persis di sebelah korban.

Tidak lama kemudian, saksi melihat korban berdiri dari tempat duduk lalu berjalan sempoyongan menuju kursi di belakang. 

"Korban terlihat sangat keletihan dan duduk di kursi belakang.

Saat itu saya sempat menawarkan korban untuk minum air hangat, tetapi sebelum airnya tiba, korban sudah kejang-kejang kemudian terperosot dari kursi lalu terjatuh terlentang di lantai.

Kita langsung menghubungi polisi," jelas saksi.

Pose Lucu Begal Sadis Ampera Palembang, Sangar Saat Beraksi Tapi Pasang Wajah Melas Seusai Ditembak

Petugas yang menerima laporan petugas piket SPKT dan Identifikasi Polrestabes Palembang langsung meluncur ke TKP, untuk melakukan olah TKP mencari keterangan saksi-saksi dan kronologis penyebab korban meninggal dunia.

Barang milik korban diamankan dari TKP, 1 unit mobil pick up, 1 HP Vivo, 1 dompet berisi uang Rp 7 juta, 1 gelas berisi air kopi.

Sementara, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah membenarkan adanya penemuan korban meninggal dunia di sebuah warung.

"Untuk keterangan saksi dilokasi bahwa korban terlihat sesak napas dan berjalan sempoyongan, lalu tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh korban.

Pihak keluarga tidak bersedia korban dibawa ke rumah sakit dan membuat surat pernyataan," tukasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved