Breaking News:

Berita Muara Enim

Buron Setahun, Komplotan Pencuri Pendrol KA Berhasil Dibekuk Polisi

Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal dari laporan salah satu karyawan PT KAI M. Arpan (46) warga Palembang,

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/ARI
Sumardi Tersangka pencurian  

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM---Setelah menjadi buronan selama setahun, salah satu komplotan Pencurian dengan Pemberatan (Curat) yakni Sumardi (29) warga Desa Lorok, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, berhasil dibekuk dirumahnya tanpa perlawanan berarti, Jumat (23/4/2021).

Sedangkan rekannya Budi (40) dan Rio Widodo (25) keduanya warga Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, sedang menjalani hukuman. Kemudian tiga komplotan lainnya yakni Ardi (30) warga Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim serta Tara (30) dan Purnomo (27) keduanya warga Desa Patra Tani, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim masih buron.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal dari laporan salah satu karyawan PT KAI M. Arpan (46) warga Palembang, ke Polsek Gelumbang bahwa telah terjadi pencurian sebanyak 234 buah pendrol rel jalur Kereta Api milik PT KAI dengan nilai kerugian ditaksir sebesar Rp 8.424.000 juta.

Atas laporan tersebut, anggota Reskrim Polsek Gelumbang langsung melakukan penyelidikan dan diketahui jika pelakunya ada enam orang yakni Sumardi, Ardi, Budi, Rio Widodo, Purnomo dan Tara.

Dimana, Sumardi bersama kelima rekannya yakni Ardi, Budi, Rio Widodo dan Tara berperan mengambil dan menaikkan pendrol ke dalam mobil dan pelaku Purnomo bertugas mengantar dan menjemput pelaku ke lokasi pencurian dengan menggunakan mobil Toyota Calya bewarna Abu-abu. Setelah itu, barang hasil curian dijualkan ke daerah Lembang Jaya, Kabupaten OI.

Setelah tahu identitas dan tempat tinggal ke enam pelaku, anggota Reskrim Polsek Gelumbang langsung melakukan pencarian dan pengejaran dan berhasil menangkap dua pelaku yakni Rio dan Budi, sedangkan empat pelaku lainnya yakni  Sumardi, Ardi, Purnomo dan Tara sempat melarikan diri.

Setelah setahun menghilang akhirnya diketahui salah satu pelaku bernama Sumardi terlihat sedang berada dirumahnya. Kemudian petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkapnya tanpa perlawanan berarti.

Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar melalui Kapolsek Gelumbang Iptu Hary Dinar, membenarkan jika pihaknya telah berhasil mengamankan satu tersangka atas nama Sumardi bersama barang bukti satu buah baju kaos bewarna Biru

dongker,  satu unit mobil Toyota Sigra tahun 2019 bewarna Abu-abu, 234 buah pendrol dan satu buah bogem. Dari pengakuan tersangka ternyata sudah dua kali melakukan aksi pencurian pendrol tersebut ditempat dan hari yang berbeda. Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 4, 5 KUHPidana.(ari)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved