Breaking News:

Puasa Ramadhan 2021

Fatwa MUI Tes Swab Tidak Membatalkan Puasa, Begini Tanggapan Buya Yahya Jabarkan Pendapat 4 Mazhab

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan fatwa soal hukum tes swab saat berpuasa yakni tidak membatalkan puasa, begini tanggapan Buya Yahya.

Tangkap layar YouTube Al-Bahjah TV
Buya Yahya 

SRIPOKU.COM - Masih menjadi kekeliruan dalam masyarakat mengenai tes swab saat berpuasa.

Apakah tes swab dapat membatalkan puasa? Begini hukum tes swab saat berpuasa dijelaskan oleh Buya Yahya.

Situasi dan kondisi saat ini yang masih dilanda Covid-19 atau virus corona mengharuskan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan.

Ada sejumlah usaha yang dilakukan manusia dalam rangka menjaga dan melindungi diri dari virus berbahaya tersebut.

Salah satunya dengan melakukan tes swab sebagai bagian dari syarat untuk berkativitas dan mencegah penyebaran virus corona.

Swab adalah cara untuk memperoleh bahan pemeriksaan (sampel).

Swab tes (PCR) adalah salah satu metode yang dilakukan oleh tenaga medis untuk mendeteksi keberadaan virus atau bakteri penyebab penyakit.

Istilah swab tes ini sendiri semakin dikenal oleh masyarakat akibat maraknya virus corona dan banyaknya rumah sakit serta tenaga medis yang melakukan tes ini untuk melakukan pengecekan secara berkala.

Swab tes adalah pemeriksaan yang menggunakan sampel dari lendir dalam hidung ataupun tenggorokan, darah, urine, sputum hingga cairan serebrospinal (CSF).

Nah, sudah satu tahun lamanya pandemi Covid-19 berlangsung, kini masyarakat dituntut untuk hidup berdampingan dengan si virus.

Halaman
1234
Penulis: Tria Agustina
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved