Breaking News:

Sidang Dugaan Korupsi Lahan Kuburan

Terdakwa Johan Anuar Berikan Keterangan, Ini Tanggapan JPU KPK

JPU KPK, Asri Irawan, mengatakan itu haknya Johan Anuar untuk menyampaikan keterangannya pada majelis hakim.

Editor: adi kurniawan
sripoku.com/chairul nisyah
JPU KPK Muh Asri Irawan, saat dikonfirmasi awak media terkait keterangan Johan Anuar di Pengadilan Tipikor Palembang 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Wakil Bupati Oku Non Aktif, Johan Anuar hadir langsung dalam sidang tipikor, sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan makam di Oku.

Dalam sidang beragendakan keterangan terdakwa yang diketuai oleh hakim Erma Suhartini SH MH, Johan Anuar membantah dirinya menerima aliran dana dalam pengadaan lahan kuburan di Kabupaten OKU tahun anggaran 2013. 

Johan Anuar merasa dirinya dijebak oleh seseorang sehingga terlibat dalam perkara ini.

Menanggapi hal tersebut, JPU KPK, Asri Irawan, mengatakan itu haknya Johan Anuar untuk menyampaikan keterangannya pada majelis hakim.

"Dalam KUHP itu diatur tentang hak dari setiap tersangka atau terdakwa untuk ingkar, silahkan saja. Tapi kami punya bukti-bukti. Dan bukti-bukti Itu kami peroleh dari keterangan saksi," ujarnya Asri pada awak media, usai persidanga, Selasa (6/4/2021).

Asri menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi dalam persidangan, Johan Anuar disebut telah menerima aliran dana sebesar Rp 1,5 Miliar.

Dana itu terkait pengadaan lahan kuburan kabupaten OKU tahun anggaran 2013.

"Tapi bukan hanya jumlah tersebut saja, ada juga yang lainnya dan akan kami tuangkan pada surat tuntutan," ujarnya. 

Tak hanya itu, ada sejumlah tindakan Johan Anuar yang dinilai telah melanggar ketentuan hukum. 

"Bahwa yang pertama, dalam diri terdakwa terdapat kualitas melawan hukum. Bukan hanya dilakukan oleh Umirtom atau teman-temannya dari pemda, tetapi yang bersangkutan juga melampaui kewenangannya, itu disebut dengan melawan hukum. 

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved