Breaking News:

Berita PALI

Jelang Ramadhan, Harga Telur dan Daging di PALI Alami Kenaikan: Cabai Kian Melambung

Kondisi demikian, tentu dikeluhkan ibu rumah tangga seiring tingginya kebutuhan bahan pokok untuk keluarganya.

SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Suasana di Pasar Inpres Pendopo, Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. 

SRIPOKU.COM, PALI -- Sejumlah harga komoditi jelang Ramadhan di Pasar Inpres Pendopo Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penunal Abab Lematang Ilir (PALI) mengalami kenaikan. 

Beberapa bahan pangan yang dibutuhkan warga di pasaran jelang persiapan berpusa, daging ayam potong serta telur ayam mengalami peningkatan.

Dimana, harga daging ayam potong yang sebelumnya dikisaran Rp30 ribu per kg, kini naik menjadi Rp 36 ribu per kg. 

Baca juga: Update Kesiapan PSU Pilkada 2020 di PALI, Wajah Lama Hiasi Badan Adhoc, Segini Jumlah Total Pemilih

Baca juga: Bangun Posko Laporan di Kecamatan, Bawaslu PALI Lakukan Pengawasan Hingga Desa

Sementara harga telur ayam, yang sebelumnya Rp20 ribu per kg, kini naik menjadi Rp22 ribu per kg. 

Kondisi demikian, tentu dikeluhkan ibu rumah tangga seiring tingginya kebutuhan bahan pokok untuk keluarganya.

Mengingat saat ini perekonomian diperparah dengan Pandemi Covid-19.

Nurlela, warg Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi menjelaskan, bahwa kenaikan harga daging ayam potong dan telur ayam mengalami kenaikan sejak dua hari lalu. 

"Saat kondisi ekonomi warga yang sedang susah, tentu ini sangat menyulitkan," ujarnya, Selasa (6/4/2021).

"Kami berharap pemerintah bisa melakukan pengawasan terhadap harga-harga komoditas di pasar. Jangan sampai menjelang puasa, justru harga semakin tinggi." tambahnya.

Baca juga: Geser Tugas PPK dan PPS Untuk PSU PALI di 4 TPS, Masa Berlaku Satu Bulan Kerja: Honor Tetap Sama

Baca juga: Peringatan Jumat Agung dan Wafat Isa Almasih di PALI, Polisi Siagakan Ratusan Personil di Gereja 

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten PALI, Ida Martini melalui Kabid Perdagangan, Ahmad Deni menerangkan bahwa sejauh ini harga sejumlah komoditi sembako di pasar Inpres Pendopo masih relatif belum mengalami kenaikan. 

"Data kami harga yang naik yaitu daging ayam potong dan telur ayam. Selebihnya belum ada yang naik. Kalau untuk cabe setan, memang sudah lama tinggi harganya," terang Ahmad Deni. 

Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemantauan harga di seluruh pasar tradisional yang ada di Kabupaten PALI. 

"Menjelang bulan suci Ramadan, kami akan melakukan pemantauan harga dan memastikan harga komoditas sembako stabil dan tetap bisa dijangkau masyarakat," katanya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved