Breaking News:

Bangun Posko Laporan di Kecamatan, Bawaslu PALI Lakukan Pengawasan Hingga Desa

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PALI akan melakukan pengawasan hingga desa pada saat Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pali pada tanggal 2 April 2021 nanti

sripoku.com/Reigan
Komisioner Bawaslu PALI, Basrul. 

SRIPOKU.COM, PALI - Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bakal digelar tanggal 21 April 2021 mendatang.

Guna mensukseskan hajatan pesta demokrasi di Bumi Serepat Serasan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PALI melakukan tugas pokok dan fungsinya untuk mengawasi sesuai Tahapan ditetapkan KPU PALI.

"Pengawasan kita, akan membuka posko tiap kecamatan, yakni berada di 3 desa ada PSU sembari mengawas secara langsung ke lapangan," ungkap Ketua Bawaslu PALI Heru Muharam melalui Komisioner Divisi SDM dan Pengawasan, Basrul, Senin (5/4/2021). 

Kemudian, selain daripada itu, pihaknya akan kembali mengaktifkan lembaga Adhoc sebagimana Surat Keputusan Ketua Bawaslu PALI, Nomor 035 tanggal 1 April, yakni Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Panwaslu Kelurahan, Desa (PKD) dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) tempat yang melakukan PSU.

"Saat ini kita sedang memanggil Panwascam, PKD dan PTPS, apakah yang bersangkutan memenuhi syarat dan bersedia," ujarnya.

Terkait mengganti badan Adhoc, jelas Basrul, tidak ada perintah menggeser atau pergantian, kecuali jajaran yang lama tidak bersedia dan tak lagi memenuhi syarat, sehingga akan dicari penggantinya. 

"Sesuai rapat pleno dengan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu RI. Jadi, menugaskan Bawaslu Kabupaten sendiri dan tidak mencari yang baru," katanya.

Total personil badan Adhoc ialah enam (6) orang di dua kecamatan (Panwascam), PKD di 3 Desa dan PTPS 4 orang jadi totalnya 13 orang.

"Kalau terkait honor badan Adhoc. Insyaallah bisa dibiayai dan aman sesuai arahan sekretariat," katanya.

Dalam mencegah pelanggar pemilihan dan mencegah Money Politik, pihaknya mengirimkan surat imbauan kepada Paslon maupun Tim Pemenangan agar tidak melakukan pelanggaran. 

Kendati begitu, pengawasan dalam persiapan lain dari pelaksanaan KPU PALI sendiri, salah satunya persiapan logistik dan kelengkapan lainnya.

"Pada hari H nanti akan didukung Bawaslu Provinsi dan KPU RI. Kita akan lakukan pengawasan secara langsung wilayah PSU. Kita langsung turun ke desa dan kita berharap tidak ada pelanggaran," jelasnya.

Saat ini pihaknya sedang menunggu jadwal KPU PALI untuk pengecekan tahapan seperti persiapan, pelipatan suara, ketersediaan kertas suara dan akan melibatkan Paslon.

"Tentu akan diperhatikan secara detail. Semoga berjalan aman dan lancar sesuai harapan bersama sehingg terpilih pemimpin yang diinginkan rakyat," ujarnya.(cr2)

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved