Aksi Begal di Jalan Soekarno Hatta Palembang, Driver Ojek Online Dipukul Kayu Hingga Pingsan

Seorang driver ojek online menjadi korban begal di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di sebelah salah satu kafe di Jalan Soekarno Hatta

Editor: Refly Permana
sripoku.com/anton
Ilustrasi begal 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang driver ojek online menjadi korban begal di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di sebelah salah satu kafe di Jalan Soekarno Hatta, pada Rabu 31 Maret 2021 pukul 03.45 lalu.

Korban bernama Nasruddin (33) warga Labessi, Kecamatan Marionwawo, Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan.

Korban sempat melawan, namun tidak berdaya setelah dipukul salah seorang pelaku dari belakang.

Istri korban, Wina Apriana, ketika dikonfirmasi melalui telepon menuturkan motor yang digunakan suaminya yakni motor Scoopy BG 2680 ADG dan juga ponsel Xiaomi dibawa kabur kedua pelaku begal.

PLTU Banjarsari Lahat Tak Bisa Penuhi Permintaan Listrik Gratis dari Emak emak Asal Desa Banjar Sari

"Suami saya itu memang biasa ngojek malam. Sebelum kejadian, dapat orderan untuk mengantar ke kafe yang ada di lokasi.

Setelah selesai, saat baru keluar dari lorong, ada yang datang. Mereka pura-pura menanyakan alamat," ujar Wina, Minggu (4/4/2021).

Saat Nasruddin menjawab salah satu pelaku, tiba-tiba dari belakang satu pelaku lagi langsung memukul kepala korban menggunakan kayu. Pukulan pelaku membuat korban tersungkur.

Korban yang tersungkur mencoba untuk bangun karena melihat motornya akan diambil pelaku. Ternyata, pelaku kembali memukul kepala korban yang belum sempat bangun.

"Saat pelaku mau membawa motor suami saya, suami saya kembali bangun dan menarik jaket pelaku. Tetapi satu pelaku lagi, kembali memukul suami saya sampai berkali-kali.

Ternyata, satu pelaku yamg mengambil motor itu membawa pisau," katanya.

Kampus IPDN Regional Sumsel Bakal Ada di Pagaralam, Usulan Herman Deru ke Mendagri Tito Karnavian

Karena sudah diancam akan ditusuk pakai senjata tajam jenis pisau, korban akhirnya tidak bisa berbuat banyak. Ia harus menyerahkan motor Honda Scoopy dan juga ponsel yang tertempel di sepeda motornya.

Dari situ, kedua pelaku langsung kabur membawa sepeda motor milik korban dan ponsel milik korban. Korban yang sudah dipukul berkali-kali tak berdaya hingga akhirnya pingsan.

"Sempat dicek, pelaku ini menuju ke Tanjung Barangan. Keadaan suami saya mengalami luka-luka di pundak, dada dan kaki.

Paling banyak mengalami luka di kaki, karena dipukul pelaku," ungkapnya.

Nasruddin mengenali kedua pelaku. Kedua pelaku sama sekali tidak mengenakan masker ketika beraksi.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved