Kubu KLB Tak Hadir, Sidang Gugatan AHY Diskors, Moledoko: Ada Orang yang Berpolitik Cari Perhatian

Tetapi, jika ada yang berusaha merusak keindonesiaan kita, saya akan berdiri memimpin untuk meruntuhkannya," kata Moeldoko

Tayang:
Editor: Hendra Kusuma
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Jakarta, Senin (23/3/2021) lalu. Kubu KLB Tak Hadir, Sidang Gugatan AHY Diskors, Moledoko: Ada Orang yang Berpolitik Cari Perhatian 

Mendengar itu, hakim kemudian memutuskan untuk menskors sidang.

Hakim juga meminta penggugat untuk melengkapi berkasnya dengan mengurus di PTSP.

"Ini bisa kita skorsing untuk melengkapi itu. Jadi bisa diurus di PTSP," jelasnya.

Klarifikasi Moeldoko: Itu Hak Politik Saya Sebagai Sipil

Kepala Kantor Staf Presiden ( KSP ) Moeldoko angkat bicara soal langkahnya di Partai Demokrat.

Moeldoko menjawab kalangan militer yang mempertanyakan langkahnya di Partai Demokrat.

Moeldoko menegaskan ia tak pernah mengemis untuk mendapat sebuah jabatan.

Lewat media sosialnya, Moeldoko menyampaikan pernyataan soal kalangan militer yang mempertanyakan langkahnya di Partai Demokrat.

"Ini Moeldoko tidak pernah berubah dan tidak akan berubah, kita pelru kritis melihatnya,

Tuduhan itu tergantung bagaimana konteksnya dan siapa yang berbicara," kata Moeldoko dikutip TribunnewsBogor.com dari akun media sosialnya.

Moeldoko berujar ia yakin Prajurit TNI tidak akan muda terprovokoasi.

Pasalnya selama memimpin, Moeldoko mengaku selalu menanamkan kebajikan.

"Saya yakin Prajurit TNI tidak akan mudah diprovokasi, karena selama saya memimpin, saya selalu menanamkan kebajikan juga kesejahteraan dan profesionalisme, dan tidak pernah saya membuat prajurit merintih, dan seluruh prajurit tahu tentang itu," kata Moeldoko.

Moeldoko mengatakan pilihannya untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat adalah hak politiknya sebagai sipil.

"Pilihan saya ini adalah hak politik saya sebagai seorang sipil," kata Moeldoko.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved