Breaking News:

WAGUB Sumsel Mawardi Yahya Disuntik Vaksin, Sempat Ditunda Selama 20 Hari karena Operasi Usus Buntu

Disebutkan Mawardi, tak ada keluhan usai divaksin melainkan semangat dan kepercayaan diri karena dapat meningkatkan imun.

Sripoku.com/Jati Purwanti
Wakil gubernur Sumatra Selatan, Mawardi Yahya, menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah, Rabu (24/3/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Wakil gubernur Sumatra Selatan, Mawardi Yahya, menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah Palembang, Rabu (24/3/2021).

Mawardi mengatakan, seharusnya telah mejalani vaksinasi pada tahap pertama namun karena usianya melampaui 60 tahun sehingga diundur.

"Harusnya 20 hari lalu jadwal saya vaksin. Karena saya ada operasi usus buntu. Dalam kurun waktu 15 hari saya sudah bisa vaksinasi," ujar Mawardi.

Disebutkan Mawardi, tak ada keluhan usai divaksin melainkan semangat dan kepercayaan diri karena dapat meningkatkan imun.

Dia pun akan disuntik vaksin dosis kedua 28 hari lagi atau pada bulan Ramadan mendatangi

"Vaksinansi ini bagian dari usaha kita untuk mencegah penularan lebih masif," kata dia.

Dia pun mengimbau masyarakat umum tidak takut atau khawatir untuk disuntik vaksin sebab tak ada efek.

Selain itu, tujuan vaksinasi adalah untuk kebaikan dan pencegahan

"Seluruh masyarakat diharapkan vaksin. Jangan ragu dan takut," jelas Mawardi.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nuraini, vaksinasi untuk kalangan lansia terkendala persoalan penyakit pembawa (komorbid) dan sulitnya akses ke tempat vaksinasi.

Capaian vaksinasi lansia di Sumsel pun baru mencapai 2,7 persen.

"Kami terus berusaha agar capaian bisa meningkat. Tujuannya agar bisa tercipta kekebalan kelompok," kata Lesty.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved