Breaking News:

Berita Empatlawang

Berawal Pemilik Kebun Ditangkap, 5 Pucuk Senpira Laras Panjang Diserahkan ke Polsek Tebing Tinggi

Penyerahan Senpira ini diawali dengan penangkapan yang dilakukan anggota Polsek Tebing Tinggi pada salah seorang pemilik kebun di Desa Batu Raja Lama

Tribunsumsel/Sahri Romadhon
Penyerahan Senjata Api Rakitan Ke Polisi 

SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG - Lima pucuk senjata api rakitan (Senpira) Laras panjang jenis kecepek yang dimiliki oleh warga Desa Batu Raja Lama Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang diserahkan secara sukarela oleh Kades Batu Raja Lama ke Polsek Tebing Tinggi.

Penyerahan Senpira ini diawali dengan penangkapan yang dilakukan anggota Polsek Tebing Tinggi pada salah seorang pemilik kebun di Desa Batu Raja Lama. 

"Tanggal 11 maret 2021 yang lalu kami melakukan penangkapan pada salah seorang warga desa Batu Raja Lama berinisial KS disertai barang bukti, yakni satu pucuk Senpira jenis kecepek.

Kemudiam dari sanalah kami bersama dengan kades membuat himbauan untuk seluruh warga yang merasa memiliki senpira untuk kemudian menyerahkan seacara sukatela ke pihak Polisi," ujar Kapolsek Tebing Tinggi Kompol Asep Supena, Kamis (18/03/2021). 

Disampaikan Asep ada sanksi bagi masyarakat yang secara sengaja memiliki atau menyimpan senjata api tanpa izin pihak berwenang.

Sanksi tersebut cukup berat dan bahkan bisa diancam hukuman mati, yakni seperti yang tertulis pada pasal 1 ayat 1 undang - undang darurat nomor 12 tahun 1951, dihukum dengan  hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi - tingginya 20 tahun. 

"Setelah ada himbauan akhirnya hingga hari ini ada  5 pucuk Senpira Jenis Kecepek yang diserahkan mayarakat dengan perantara Kades.

Warga dengan inisial AS, AN, NR, BA dan FD berinisiatif menyerahkan sendiri senpiran milik mereka, merekapun mendapat pengampunan dan terbebas dari ancaman sanksi atau hukum", ungkap Asep. 

Kapolsek Tebing Tinggi, Empat Lawang juga menambahkan berdasarkan pengakuan dari pemilik, Senjata api tersebut hanya digunakan untuk menjaga kebun dari hama babi.

Tapi mereka juga mengakui kalau kepemilikan senpira itu berpeluang disalahgunakan pada tindak kriminal seperti penodongan ataupun perampokan.

"Untuk pperakittemuan senjata api ini sendiri masih didalami, pastinya berdasarkan informasi yang diterima mereka merakit sendiri dengan cara belajar dengan sesama pemilik kebun," tambah Asep

Sementara itu Kades Batu Raja Lama, Edi Bahadal menghimbau untuk agar seluruh masyarakatnya yang merasa memiliki senjata api rakitan untuk segera melakukan penyerahan kepada pihak berwenang, sebelum di tangkap secara paksa. Karena memang perbuatan ini melanggar hukum dan ancamannya pun cukup berat. 

"Saya telah membuat himbauan kepada warga bagi yang memiliki senjata api rakitan untuk segera melakukan penyerahan kepada polisi, daripada di tangkap secara paksa. Karena memang perbuatan ini melanggar hukum dan ancamannya pun cukup berat", Tutup Edi.(Sahri/TS)

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved