Apa Arti Al Aqlu Salim Fil Jismi Salim Bunyi Petuah Arab yang Jarang Diketahui Tapi Sering Didengar
Berikut ini arti dari Al Aqlu Salim Fil Jismi Salim yang juga termasuk salah satu kata-kata mutiara dalam bahasa Arab.
Penulis: Tria Agustina | Editor: adi kurniawan
Firman Allah,
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًا
“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan..” [Surat Al-Isra’ 70]
Imam As Sa’di dalam tafsirnya menyebutkan bahwa kemulian yang diberikan kepada manusia dalam ayat ini adalah berupa ilmu, akal, diutusnya Rasul, dan diturunkannya Al-kitab untuk mereka.
Dengan akalnya manusia bisa membedakan mana yang benar dan mana yg salah.
Kebenaran akan mendatangkan maslahat (kebaikan) dan mencegah keburukan (mafsadat).
Baca juga: Arti Khuntsa dan Takhannuts Ternyata Punya Perbedaan Makna, Kasus Aprilia Manganang dalam Ilmu Fikih
Buya Hamka dalam bukunya “Falsafah Hidup” berpetuah bahwa diantara tanda orang berakal itu,
“Pandai memilih perkara yg memberi manfaat dan menjauhi yang akan menyakiti.
Ia akan memilih yang lebih kekal meskipun sulit jalannya daripada yang mudah didapatkan padahal rapuh.
Jadi akhirat lebih utama bagi mereka dibandingkan dunia.”
Hal ini sejalan dengan apa yg diingatkan oleh Alloh Ta’ala,
قُل لَّا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Katakanlah:
“Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan”.
[QS al-Maidah (5): 100]
Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ
Orang yang cerdas ialah orang yang mengendalikan dirinya dan bekerja untuk kehidupan setelah kematian.
[HR. at-Tirmidzi]
Baca juga: Arti Lauhul Mahfudz yang Sering Disebut Sebagai Tempat Penyimpanan Rahasia Allah Soal Langit & Bumi
SUBSCRIBE US