Apa Arti Al Aqlu Salim Fil Jismi Salim Bunyi Petuah Arab yang Jarang Diketahui Tapi Sering Didengar

Berikut ini arti dari Al Aqlu Salim Fil Jismi Salim yang juga termasuk salah satu kata-kata mutiara dalam bahasa Arab.

Penulis: Tria Agustina | Editor: adi kurniawan
Sripoku.com/Tria Agustina
Arti Al Aqlu Salim Fil Jismi Salim 

SRIPOKU.COM - Inilah arti Al Aqlu Salim Fil Jismi Salim yang jarang diketahui banyak orang.

Kata-kata mutiara dalam bahasa Arab memanglah tidak sedikit.

Sehingga untuk memahami kata mutiara tersebut diperlukan adanya panduan dan pedoman terjemahan.

Nah, berikut Sripoku.com uraikan demi mempermudah kalian untuk memahami kata Al Aqlu Salim Fil Jismi Salim dalam Bahasa Arab.

Kata Al Aqlu Salim Fil Jismi Salim sudah tak asing dan sangat akrab di telinga.

Namun, tak banyak yang mengetahui arti dari Al Aqlu Salim Fil Jismi Salim tersebut.

Arti Al Aqlu Salim Fil Jismi Salim yakni pikiran yang sehat terdapat pada badan yang sehat.

Namun ada juga yang menerjemahkannya dengan arti i “akal yang sehat terdapat pada tubuh yang sehat”.

Begitulah salah satu bunyi sebuah pepatah Arab beserta artinya.

Tak hanya dalam Bahasa Arab, petuah tersebut juga ada dalam bahasa Latin.

Dalam bahasa latin Men sana in corpore sano yang berarti di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

Akal sihat itu sebenarnya ialah akal yang dapat melahirkan sikap dan gerak hidup dalam batas dan norma yang ditentukan oleh manusia.

Baca juga: Arti Astaghfirullah dan Astaghfirullahaladzim Ternyata Punya Perbedaan Makna, Sering Ucap yang Mana?

Hal ini lantaran manusia merupakan makhluk hidup yang mulia dibanding lainnya.

Yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya juga terletak pada akal.

Diantara nikmat besar yang diberikan Alloh kepada manusia adalah akal.

Firman Allah,

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًا

“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan..” [Surat Al-Isra’ 70]

Imam As Sa’di dalam tafsirnya menyebutkan bahwa kemulian yang diberikan kepada manusia dalam ayat ini adalah berupa ilmu, akal, diutusnya Rasul, dan diturunkannya Al-kitab untuk mereka.

Dengan akalnya manusia bisa membedakan mana yang benar dan mana yg salah.

Kebenaran akan mendatangkan maslahat (kebaikan) dan mencegah keburukan (mafsadat).

Baca juga: Arti Khuntsa dan Takhannuts Ternyata Punya Perbedaan Makna, Kasus Aprilia Manganang dalam Ilmu Fikih

Buya Hamka dalam bukunya “Falsafah Hidup” berpetuah bahwa diantara tanda orang berakal itu,
“Pandai memilih perkara yg memberi manfaat dan menjauhi yang akan menyakiti.

Ia akan memilih yang lebih kekal meskipun sulit jalannya daripada yang mudah didapatkan padahal rapuh.
Jadi akhirat lebih utama bagi mereka dibandingkan dunia.”

Hal ini sejalan dengan apa yg diingatkan oleh Alloh Ta’ala,

قُل لَّا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Katakanlah:
“Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan”.
[QS al-Maidah (5): 100]

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ

Orang yang cerdas ialah orang yang mengendalikan dirinya dan bekerja untuk kehidupan setelah kematian.
[HR. at-Tirmidzi]

Baca juga: Arti Lauhul Mahfudz yang Sering Disebut Sebagai Tempat Penyimpanan Rahasia Allah Soal Langit & Bumi

SUBSCRIBE US

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved