Ini Dia Sosok Spesialis Curanmor di Kecamatan Kemuning, Pernah Dibebaskan Program Asimilasi

Pria 41 tahun ini merupakan DPO Polsek Kemuning karena melakukan aksi pencurian motor di kosan pada bulan Februari lalu.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/rere
Spesialis pencuri motor di wilayah Kemuning. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ariansah, warga Jalan Letnan Simanjuntak, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning Palembang diamankan Polsek Kemuning, Kamis (11/3/2021) malam karena melakukan aksi pencurian di sebuah kosan di daerah Kemuning Palembang beberapa waktu lalu.

Pria 41 tahun ini merupakan DPO Polsek Kemuning karena melakukan aksi pencurian motor di kosan pada bulan Februari lalu.

Saat ditangkap, pelaku ini sedang dalam perjalanan menggunakan sepeda motor sekira pukul 02.00 WIB.

Keseharian Korban yang Tewas Diduga Tertabrak Kereta Api di Merapi Timur Lahat, Sebatang Kara

Mengetahui keberedaan petugas, pelaku yang sempat lari dan melakukan perlawanan terhadap petugas terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur di kakinya.

Namun saat diselidiki, ternyata motor yang dibawa oleh pelaku merupakan motor hasil curian yang belum satu jam berhasil digasak oleh pelaku di wilayah Jalan Kebun Jeruk, Kelurahan Pahlawan, Kemuning.

Pelaku pun langsung dibawa ke Polsek Kemuning untuk dilakukan pemeriksaan. 

Dari keterangan pelaku, aksi pencurian sepeda motor tersebut sudah tiga kali dilakukan oleh pelaku. 

"Pertama di Pangkalan Balai, motornya dijual di daerah situ.

Kedua di Jalan Kebun Jeruk dan terakhir ini semalam baru dibawa kabur sudah tertangkap oleh polisi," kata Ariansah, bapak 8 anak ini, Jumat (12/3/2021).

Pengadilan Tinggi Palembang Perkuat Vonis Mati untuk Deni Santoso, Kepemilikan 78 Kilogram Sabu

Aksi pelaku ini selalu dilakukannya pada waktu tengah malam, dengan memanfaatkan kelengahan korban, pelaku pun menggasak motor korbannya menggunakan kunci T yang sudah dimodifikasi oleh pelaku.

Dikatakan pelaku, untuk satu motor dirinya hanya memerlukan waktu 10 detik untuk merusak kunci motor tersebut.

"Kalau dijual biasanya di Cinde, paling satu motor satu juta lakunya. Uangnya itu aku gunakan untuk sehari-hari," katanya.

Pelaku ternyata merupakan seorang residivis yang sudah dua kali keluar masuk penjara.

Kasus terakhir yang dilakukannya berhasil dibekuk oleh tim Jatanras Polda Sumsel dan menjalani hukuman 2 tahun penjara.

Cerita Unik Wartawan saat Vaksinasi Covid-19 di Muratara, Sempat Gugup Takut Jarum Suntik

"Di Polres sekali, di Polda pernah ditangkap karena kasus begal. Bebas karena mendapatkan program asimilasi Covid-19," kata Ariansah.

Sementara itu Kapolsek Kemuning Palembang, AKP Heri mengatakan pelaku yang berhasil ditangkap oleh anggota Polsek Kemuning merupakan target yang sudah diincar oleh pihak kepolisian.

"Dia ini sudah menjadi target kita karena melakukan aksi pencurian pada bulan Februari lalu.

Pada saat kita tangkap pelaku sedang di jalan dan ternyata motor yang dibawanya merupakan motor hasil curian yang belum satu jam dibawanya," kata Heri.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved