Berita Kriminal Palembang

Dua Spesialis Jambret di Plaju Palembang Meringis Ditangkap Polisi, Alasan Untuk Makan Sehari-Hari

Dan saat korban hendak memberikan aksesoris tersebut, tersangka langsung mengambil handphone milk korban dan langsung melarikan diri.

Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM / ANDI WIJAYA
Dua tersangka penjambretan di sebuah konter di kawasan Plaju Palembang, saat diamankan di Polrestabes Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sempat viral di medsos dengan ulahnya melakukan aksi jambret dan pencurian dengan pemberatan beberapa waktu lalu dua tersangka jambret akhirnya berhasil dibekuk Unit Ranmor Polrestabes Palembang.

Kedua tersangka yang meresahkan warga tersebut berhasil dibekuk, Senin (7/3/2021).

Tersangka tersebut antara lain Ali Akbar (42), warga Bukit Sangkal Palembang, dan Riski Wijaya alias Kiki Bawel, warga Kecamatan Sematang Borang Palembang.

Baca juga: Resleting Sudah Terbuka, Mahasiswi Ini tak Sadar Jadi korban Jambret di Pasar Tengkuruk 16 Ilir

Baca juga: Ponsel Kurir di Palembang Dijambret, Ternyata Pelakunya Si Pemesan, Kini Terancam 7 Tahun Penjara

Keduanya terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas, ini lantaran tembakan peringatan ke udara tak digubris.

Bahkan, mereka melakukan perlawanan kepada petugas saat ditangkap.

Informasi yang dihimpun, aksi jambret pelaku terakhir dilakukannya Minggu, (31/01/2021), di Counter Asia Celluler tepatnya Simpang Bakaran Jalan Kapten Abdullah Kecamatan Plaju, Palembang.

Saat itu korban Fitri, sedang berada di TKP.

Baca juga: Nekat Kejar Jambret HP, Nyali Wanita di OKUS Ini Ciut Saat Salah Seorang Pelaku Mengeluarkan Sajam

Baca juga: Sempat Melek Sebentar Febri Kini Pingsan Lagi, Sudah 2 Pekan Korban Jambret Ini belum Siuman

Lalu tiba-tiba datang kedua tersangka ke konter Asia Cell milik korban dengan berpura-pura akan membeli aksesoris Hp.

Dan saat korban hendak memberikan aksesoris tersebut, tersangka langsung mengambil handphone milk korban dan langsung melarikan diri.

Akibat kejadian ini, korban pun kehilangan 1 Unit Handphone merk Vivo warna biru yang kalau dinilai dengan uang, lebih kurang Rp1,5 juta.

Korban pun tak terima, dan melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang.

"Benar kedua pelaku merupakan TO kita dan selama ini kita cari dan incar. Kedua memang kerap meresahkan warga Palembang dengan ulah jambretnya," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana, didampingi Kanit Ranmor, Iptu Irsan Ismail, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Terpincang-pincang Jambret Depan Kejati Sumsel Minta Ampun: Saya Belum Sempat Nikmati Hasilnya

Baca juga: Sosok Pejambret di Bungaran & Tugu KB Palembang Ditangkap, Pelaku : untuk Beli Susu Anak

Edi melanjutkan, ketika keberadan kedua pelaku berhasil diendus, dengan cepat anggota langsung menangkap kedunya.

"Awalnya kita menangkap pelaku Kiki Bawel di kawasan Dwikora, lalu dari nyanyian Bawel petugas kembali menangkap Riski di kawasan Abihasan. Keduanya terpaksa kita lumpuhkan, karena melawan saat ditangkap," tegas Edi.

Selain mengamankan tersangka, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa, 1 buah helm, 1 helai baju jaket warna abu-abu / lengan tangan dan 1 buah sepeda Motor honda Vario.

Baca juga: Sudah Sepekan Febry Korban Jambret di Jalan Kolonel Atmo belum Sadarkan Diri, Anaknya 3 Masih Kecil

Baca juga: Viral Video Detik-detik Aksi Penjambretan di Bekasi Terekam CCTV, Pelaku Berhasil Kabur

"Atas ulahnya pelaku terancam pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan penjara diatas 5 tahun penjara," ungkapnya.

Sedangkan, keduanya ketika ditemui diruang piket Reskrim Polrestabes, Palembang, hanya merengek kesakitan lantaran di hadiahi petugas dengan timah panas.

"Kami mengaku pak sering melakukan aksi jembret di Palembang, dan terakhir kami juga hp itu ke penadah Rp 700 ribu, untuk dipakai untuk makan sehari - hari," ungkap keduanya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved