Berita Sriwijaya FC
Erwin Gutawa Pamit, Pemain Sriwijaya FC Ini Susul Budiardjo Thalib ke PSM Makassar
Ia menyusul mantan pelatih Sriwijaya FC, Budiardjo Thalib yang lebih dulu dipinang menjadi asisten pelatih.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: RM. Resha A.U
"Alhamdulillah Erwin katanya. Makanya saya izin ke Pak Indrayadi. Ya gak tahulah kalau mungkin rezekinya diperpanjang Alhamdulillah," kata Erwin menirukan Indrayadi.
Pemain asal Desa Samaenre, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) kelahiran 6 Juli 1992 bersyukur sekali akhirnya kembali bisa merumput kembali.
"Ya pasti saya bersyukur untuk bisa menafkahi keluarga. Yang jelas untuk tim juga buka sekadar dapat tim. Pikiran dapat tim, dapat uang, gak. Tujuannya kita membantu tim untuk berprestasi. Yang terbaiklah," kata fans pemain Real Madrid, Sergio Ramos dan pesepakbola nasional Hamka Hamzah.
Erwin mengaku meski belum tahu kenal banyak dengan sesama pemain di klub yang baru, tapi menurutnya tetap ada persaingan untuk menjadi pemain yang baik untuk menjadi starter.
"Ada targetlah. Kita lihat nantilah. Kalau tadi belum tahu posisi-posisinya pemain stoper yang mana karena baru latihan small game aja. Gak tanya juga. Menurut saya tetap ada bersainglah," ujar Erwin yang sebelum bergabung ke Sriwijaya FC sempat trial di klub Barito Putera.
Baca juga: Verifikasi Faktual Jelang SFC Championship League, Baru 3 Klub yang Terafiliasi dengan Sriwijaya FC
Baca juga: Bantah Rumor Jemput Calon Pelatih, Manajer Sriwijaya FC Minta Bersabar
Mendapat klub baru ini sebetulnya tak jauh dari kampung halamannya di Tonra, Bone. Akan tetapi anak-anaknya masih bersama istrinya di Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
"Dari kampung saya empat jam ke Makassar sini. Anak masih di kampungnya istri di Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Ada yang lagi sekolah di sana. Saya di Makassar fokus kerja dululah karena ada rezeki di depan mata," pungkasnya.
Seperti diketahui Erwin memiliki dua anak semuanya cewek. Yang pertama Hanifah Aisyah Erwin (8 tahun) yang masuk SD. Dan yang kecil namanya Nurumaisyah Safna Erwin (2 tahun) buah pernikahan dengan Ayu Ligastari Tanjung.
Erwin terlahir sebagai pesepakbola tanpa melalui Sekolah Sepak Bola (SSB), melainkan bakat alami sebagai pemain Tarkam (Tarikan Kampung) mengajak rekannya untuk bekerja lebih keras lagi menghadapi laga kompetisi Liga 2 selanjutnya. Ia sempat jadi karyawan hotel dan honor di Dispora Bone.
Pemain berambut gondrong inipun ikut tim PON Kalsel PON 2012 di Riau, hingga masuk Divisi 2 Martapura FC 2012. Kemudian lolos Divisi 1 2013. Terakhir berhasil lolos 2014 Divisi Utama.