Apa Itu Muntahan Paus Sperma Dan Kenapa Harganya Bisa Miliaran Rupiah ? Ini Jawabannya

Siriporn menjadi "kaya mendadak" usai menemukan sebuah bongkahan muntahan dari ikan paus sperma yang nilainya disebut-sebut menyentuh angka Rp 3.7 Mil

The Smart Local Via World of Buzz
Naris Suwannasang, nelayan Thailand yang menemukan bongkahan muntahan paus (ambergris) bernilai lebih dari Rp 45 miliar. 

SRIPOKU.COM -- Anda tentu masih ingat jika belum lama ini ada seorang perempuan asal Thailand bernama Siriporn Niamrin (49) yang langsung "kaya mendadak" lantaran barang yang ditemukannya.

Siriporn menjadi "kaya mendadak" usai menemukan sebuah bongkahan muntahan dari ikan paus sperma yang nilainya disebut-sebut menyentuh angka Rp 3.7 Miliar.

Ketika ditemukan Siriporn, muntahan yang juga dikenal dengan nama ambergris ini memiliki lebar 30 hingga 60 cm dengan berat 7 kilogram.

Banyak yang bertanya-tanya apa sebenarnya ambergris itu dan kenapa harganya bisa sangat mahal ?

Ini jawabannya.

Baca juga: SEGINI Harta Kekayaan JENDERAL Alumni Akabri 1981, Titi Puncak Partai Demokrat Lewat KLB

Sebuah bongkahan batu yang diduga ambergis yang ditemukan oleh Surachet Chanchu di Songkhla, Thailand Selatan.
Sebuah bongkahan batu yang diduga ambergis yang ditemukan oleh Surachet Chanchu di Songkhla, Thailand Selatan. (MSN)

===

Punya Manfaat di Parfum

Dalam fungsinya, muntahan paus biasa dijadikan pengikat aroma pada parfum serta wewangian langka seperti musk.

Bau khas yang muncul dari Ambergris, banyak dicari oleh pakar parfum dunia.

Pemanfaatan pada produk parfum didukung oleh sifat ambergris yang larut dalam beberapa jenis cairan dan minyak tertentu, dengan kecepatan penguapan yang lambat sehingga wangi parfum dapat bertahan lebih lama.

Baca juga: INGIN Cepat Kaya, SETIAP Hari Mahasiswi Live Adegan Syur, Panen Uang Panas

Ilusrasi musk.
Ilusrasi musk. (IndianMART)

===

Amat Langka

Selain itu, seperti dikutip dari Whale Facts, ambergris juga dimanfaatkan sebagai aroma dupa, bahan pewangi dalam cerutu, pengobatan pilek, sakit kepala, melindungi individu dari wabah, dan kegunaan lain, baik bersifat fisik, mental, maupun psikologis.

Christopher Kemp, penulis buku Floating Gold: the Natural (and Unnatural) History of Ambergris terbitan University of Chicago Press dikutip dari Kompas.com, 16 November 2017 mengatakan bahwa ambergris mahal karena sifatnya yang sangat langka dan susah dicari.

Ambergris merupakan zat padat, lilin dan mudah terbakar yang diproduksi di usus Paus Sperma.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved