Apa Itu Muntahan Paus Sperma Dan Kenapa Harganya Bisa Miliaran Rupiah ? Ini Jawabannya

Siriporn menjadi "kaya mendadak" usai menemukan sebuah bongkahan muntahan dari ikan paus sperma yang nilainya disebut-sebut menyentuh angka Rp 3.7 Mil

Tayang:
The Smart Local Via World of Buzz
Naris Suwannasang, nelayan Thailand yang menemukan bongkahan muntahan paus (ambergris) bernilai lebih dari Rp 45 miliar. 

Para ahli memperkirakan ambergris tidak keluar dari mulut paus, namun ia keluar dari bagian anus karena memiliki bau yang sangat tidak enak seperti kotoran.

Meski demikian, akibat proses oksidasi ambergris menjadi berbau harum.

Melansir Scientific American sebagaimana dikutip Kompas.com 16 November 2017, matahari, udara, dan air laut berperan mengoksidasi massa ambergris yang menyebabkan air di dalamnya menguap.

Akibatnya setelah ambergris keluar dari tubuh paus sperma ia mengeras dan pecah menjadi potongan lebih kecil dan mengambang di laut sebelum akhirnya sampai ke bibir pantai.

"Kualitas dan nilai dari ambergris ini bergantung pada berapa lama ia mengambang di laut atau menua," kata Bernard Perrin, pakar ambergris.

Baca juga: Temukan Gumpalan Aneh di Pantai, Wanita Ini Kaget Jadi Kaya Mendadak, Ternyata Aroma Ludah Naga

Ilustrasi.
Ilustrasi. (Ist/handout)

===

Dikeluarkan Paus Sperma Jantan

Ambergris cukup langka, karena ia hanya dikeluarkan oleh paus sperma jantan.

Selain itu, hanya ada satu persen dari 350.000 paus sperma yang benar-benar bisa membuatnya.

Ambergris keluar akibat paus sperma 'salah makan', di mana ia menelan benda tajam yang sulit dicerna seperti paruh cumi raksasa.

Ketika ditelan, tubuh paus menciptakan sejenis lapisan lemak yang kemudian dikeluarkan.

Baca juga: Dikira Miskin Gara-gara Nekat Jualan Kopi di Penjara, Diam-diam Saipul Jamil Simpan Kekayaan, Tajir!

Ilustrasi Paus Sperma.
Ilustrasi Paus Sperma. (Wikipedia)

===

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Ambergris dan Mengapa Harganya Bisa Selangit?"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved